PONTIANAK POST – Kelompok Kerja II Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Mempawah menggelar Musyawarah Kerja (Musker) di SDN 12 Sungai Pinyuh, Kamis (20/2).
Musker dibuka Kepala Kantor (Kakan) Kementrian Agama (Kemenag) Mempawah, Ikhwan Pohan.
Musker turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disdikporapar) Kabupaten Mempawah, El Zuratnam, Kasubbag TU Kemenag Mempawah, Ishak, serta para Pengawas PAI, Kepala SDN 12 Sungai Pinyuh, dan guru-guru PAI perwakilan dari setiap kecamatan di Kabupaten Mempawah.
Dalam sambutannya, Ikhwan Pohan menjelaskan musyawarah kerja tersebut ditujukan untuk mengevaluasi program kerja KKG PAI yang telah dilaksanakan.
Dia berharap agar evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam mencapai target peningkatan kualitas pembelajaran PAI di tiap sekolah-sekolah.
“Kegiatan ini merupakan satu kesatuan dengan target yang ingin kita capai, yaitu meningkatkan kualitas atau mutu dalam proses pembelajaran. Dengan adanya musyawarah kerja ini, kita bisa mengukur sejauh mana efektivitas program yang telah kita jalankan,” kata Pohan.
Lebih lanjut, Pohan menekankan peningkatan kualitas guru harus dilakukan secara kumulatif dan komprehensif. Menurut dia, evaluasi bukan hanya sekadar meninjau program yang telah dilaksanakan, melainkan momentum untuk merancang strategi ke depan dalam meningkatkan profesionalisme guru PAI.
“Kita harus memiliki keinginan kuat untuk terus meningkatkan kualitas sebagai pendidik. Kinerja guru harus terus berkembang, baik dari aspek kompetensi pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian,” pendapatnya.
Salah seorang guru peserta musyawarah kerja, Umi Kalsum berharap kegiatan itu dapat menjadi wadah bagi guru PAI untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan dalam pembelajaran di lapangan.
“Semoga dengan musyawarah kerja ini, guru PAI bisa lebih terbantu dalam mengatasi kendala yang dihadapi, serta mendapatkan wawasan baru untuk meningkatkan kualitas pengajaran di kelas,” ucapnya.
Musyawarah kerja diisi dengan diskusi dan penyusunan rekomendasi untuk perbaikan program kerja KKG PAI ke depan. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan evaluasi terhadap program yang telah berjalan serta memberikan usulan agar peningkatan kualitas guru dan pembelajaran PAI dapat tercapai secara optimal. (wah)
Editor : Miftahul Khair