Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kemenag Mempawah Tanam Sejuta Pohon Matoa

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Rabu, 23 April 2025 | 15:15 WIB
POHON: Ikhwan Pohan secara simbolis menanam pohon matoa di lingkungan Kantor Kemenag Mempawah.
POHON: Ikhwan Pohan secara simbolis menanam pohon matoa di lingkungan Kantor Kemenag Mempawah.

PONTIANAK POST – Kantor Kementrian Agama Mempawah menggelar aksi penanaman sejuta pohon matoa dalam rangka peringatan Hari Bumi ke-55 tahun 2025. Secara seremonial, aksi penghijauan itu dipimpin Kepala Kantor Kemenag Mempawah, Ikhwan Pohan, Selasa (22/4) pagi.

Ikhwan Pohan menjelaskan, aksi penanaman sejuta pohon matoa tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Kementerian Agama terhadap isu perubahan iklim dan pelestarian lingkungan hidup.

"Kita laksanakan seremonial penanaman pohon matoa serentak ini sesuai instruksi dari Kementerian Agama pusat. Ini merupakan langkah kecil yang berdampak besar untuk masa depan anak cucu kita. Udara yang segar dan lingkungan yang hijau adalah warisan terbaik," pendapat dia.

Aksi penanaman pohon di lingkungan Kemenag Mempawah diikuti para pejabat Kemenag Mempawah mulai dari Kasubbag Tata Usaha, para Kepala Seksi, Penyelenggara, Pengawas Pendidikan/Madrasah, serta seluruh ASN melaksanakan penanaman pohon matoa sebagai simbol komitmen penghijauan.

“Gerakan penanaman sejuta pohon ini bukan sekedar simbolis. Melainkan bentuk konkret dari kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga bumi. Sebab, penghijauan harus menjadi budaya yang ditanamkan di setiap lini kehidupan, baik di rumah maupun di tempat kerja,” tegas Ikhwan Pohan.

Tak hanya di kantor, dia berharap ASN Kemenag Mempawah juga melanjutkan aksi penanaman pohon di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Dengan semangat gotong royong dan cinta lingkungannya.

“Kalau bisa jangan hanya pohon matoa saja, tetapi juga pohon-pohon produktif lainnya yang bermanfaat secara ekologis dan ekonomis,” harap dia.

Terakhir, Ikhwan Pohan berharap Gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa itu diharapkan menjadi langkah awal menuju lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan lestari. Sebab, menjaga dan melestarikan alam bukan hanya tanggung jawab aktivis lingkungan, tetapi semua stakeholder termasuk instansi pemerintah.

“Semoga apa yang kita tanam hari ini menjadi amal jariyah, bukan hanya untuk alam, tapi juga untuk kehidupan sosial dan spiritual kita,” pungkasnya.(wah)

Editor : Hanif
#mempawah #Hari bumi ke 55 #Perubahan Iklim #asn #kementrian agama #penghijauan #matoa #Penanaman sejuta pohon