PONTIANAK POST – Pengendara mengeluhkan kerusakan ruas Jalan Mempawah-Sungai Pinyuh tepatnya di Jalan Raya Desa Sungai Bakau Besar Laut (depan Pesantren Al Adaby). Kerusakan tersebut berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. “Kerusakannya sangat parah dan membahayakan pengendara. Badan jalan dipenuhi lubang dengan kedalaman yang cukup tinggi,” keluh pengendara warga Mempawah, Jefri, Sabtu (26/4) malam saat melintas di kawasan tersebut.
Parahnya, menurut bapak dua anak itu, keitika malam hari. Sebab, tidak ada penerangan maupun rambu-rambu sebagai bentuk peringatan kepada pengendara agar waspada saat melintasi daerah itu. “Pada malam hari kondisinya gelap gulita, tidak ada penerangan sama sekali di lokasi tersebut. Sehingga jalan yang rusak tidak terlihat oleh pengendara,” sesalnya.
Karena itu, dia mendesak Pemerintah Kabupaten Mempawah melalui instansi terkait agar segera menindaklanjuti kerusakan ruas jalan tersebut. Agar memberikan kenyamanan bagi pengendara baik roda dua maupun empat. “Kami minta agar instansi berwenang segera turun kelapangan dan melihat langsung kerusakannya. Kita mendesak agar kerusakan ini segera dilakukan perbaikan,” desaknya.
Namun, masih dikatakannya walaupun perbaikan kerusakan jalan membutuhkan waktu yang panjang. Maka, instansi terkait hendaknya memasang rambu-rambu peringatan dan memberikan penerangan di lokasi kerusakan jalan. “Setidaknya pasang rambu peringatan dan berikan penerangan pada saat malam hari. Agar kerusakan itu bisa dilewati para pengendara hingga mengurangi resiko kecelakaan,” pungkasnya.(wah)
Editor : Hanif