PONTIANAK POST – Harapan masyarakat Mempawah untuk mendapatkan layanan air bersih yang lebih baik kini semakin dekat. Dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Mempawah, Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, MM., MH., menyatakan komitmennya untuk membantu peningkatan infrastruktur PDAM di daerah tersebut.
Musrenbang tahun ini tak hanya menjadi forum perencanaan, melainkan juga memperlihatkan betapa pentingnya kolaborasi semua pihak untuk pembangunan berkelanjutan. Dukungan Pemprov terhadap peningkatan infrastruktur air bersih di Mempawah menjadi satu di antara banyak langkah strategis yang diharapkan membawa perubahan nyata di masa depan.
Pernyataan ini disambut hangat di tingkat legislatif. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Riduan M Yusuf, mengaku gembira dengan langkah yang diambil pemerintah provinsi. Baginya, ini bukan sekadar janji, tetapi sebuah bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. "Air bersih adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Dukungan dari Pemprov Kalbar menjadi bukti bahwa kita tidak berjalan sendiri dalam memperbaiki layanan ini," kata Riduan.
Persoalan air bersih memang menjadi tantangan di banyak daerah, termasuk di Mempawah. Infrastruktur PDAM yang perlu ditingkatkan membuat layanan belum maksimal menjangkau seluruh lapisan masyarakat. "Karena itu, bantuan dari provinsi dinilai menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan sektor ini," ungkapnya.
Riduan menambahkan, DPRD Mempawah siap memberikan dukungan penuh dari sisi kebijakan maupun penganggaran. Bagi mereka, memperjuangkan hak dasar masyarakat, seperti akses air bersih, adalah prioritas utama. "Kami siap mengawal setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Sinergi antara kabupaten dan provinsi adalah kunci agar rencana ini bisa benar-benar terwujud," tegasnya.(wah)
Editor : Hanif