PONTIANAK POST – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, jajaran Polres Mempawah menggelar doa bersama lintas agama yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Mempawah, kemarin. Kegiatan ini memperlihatkan eratnya persatuan dan semangat kebangsaan antarumat beragama dalam mendukung tugas Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi, Kapolres AKBP Jonathan David Hadianthono, Ketua DPRD Safrudin Asra, perwakilan Kodim 1201/Mph, Kejaksaan Negeri Mempawah, serta tokoh lintas agama dan jajaran Polres Mempawah.
Doa-doa disampaikan secara bergantian oleh perwakilan enam agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Kegiatan ini menjadi refleksi spiritual dan simbol komitmen bersama dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan serta dukungan moril kepada Polri di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Kapolres Mempawah, AKBP Jonathan, menyatakan bahwa momen ini menjadi pengingat pentingnya dukungan moral dan spiritual bagi anggota Polri agar tetap berpegang pada nilai profesionalisme, netralitas, dan pelayanan publik yang responsif.
“Dengan semangat Polri Presisi yang mendukung transformasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, kami terus berusaha menjadi institusi yang solutif dan bermartabat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi dan sinergi antara seluruh elemen, mulai dari TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, hingga masyarakat yang selama ini menjadi mitra penting Polres Mempawah dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Wakil Bupati Juli Suryadi menambahkan bahwa kegiatan doa lintas iman ini menjadi simbol persatuan dan harmoni sosial di Mempawah. Ia menekankan pentingnya solidaritas bersama dalam menciptakan stabilitas sosial.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk nyata dari semangat kebersamaan kita. Keamanan adalah hasil kerja kolektif, dan dukungan terhadap Polri harus datang dari seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya. (wah)
Editor : Miftahul Khair