Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Mempawah dan BPIW PUPR Bahas Pembangunan 2025, Fokus pada Infrastruktur Seluruh Kecamatan

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 30 Juni 2025 | 13:16 WIB
KUNKER: Bupati Mempawah Erlina menerima kunjungan kerja tim BPIW Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di ruang kerjanya.
KUNKER: Bupati Mempawah Erlina menerima kunjungan kerja tim BPIW Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di ruang kerjanya.

PONTIANAK POST – Dalam rangka menyusun arah pembangunan infrastruktur yang lebih terencana dan berkelanjutan, Bupati Mempawah Erlina, menerima kunjungan kerja tim Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.

Pertemuan tersebut menjadi momentum awal kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Mempawah dengan pemerintah pusat dalam merancang rencana pembangunan tahun 2025.

Kehadiran tim BPIW disambut langsung oleh Bupati Erlina yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah Hamdani. Dalam diskusi yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut, berbagai aspek pengembangan infrastruktur dibahas, mulai dari peningkatan konektivitas antarkawasan, penyediaan sarana dasar publik, hingga penguatan ketahanan wilayah terhadap bencana.

Pertemuan ini menjadi tonggak awal yang penting dalam perjalanan perencanaan infrastruktur Kabupaten Mempawah. Dengan dukungan dan sinergi dari Kementerian PUPR melalui BPIW, Pemkab Mempawah berharap pembangunan tahun 2025 dapat menjadi langkah maju menuju wilayah yang lebih terhubung, produktif, dan sejahtera.

Erlina menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian penting dalam upaya membangun keselarasan antara perencanaan pembangunan daerah dan kebijakan strategis nasional. Ia berharap, pertemuan ini tidak hanya menghasilkan konsep teknis, tetapi benar-benar menyasar pada kebutuhan masyarakat yang selama ini masih belum tertangani secara maksimal.

“Kami menyambut baik kehadiran tim BPIW. Ini bukan sekadar kunjungan, tapi langkah konkret menuju perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Erlina.

Ia menambahkan bahwa pembangunan yang dilakukan di Kabupaten Mempawah ke depan harus berbasis pada pendekatan karakteristik wilayah. Setiap kecamatan memiliki tantangan dan potensi yang berbeda, sehingga perlu penanganan yang tidak seragam.

“Kita tidak bisa lagi menggunakan pola pembangunan satu untuk semua. Kita harus gali potensi lokal, petakan masalah spesifik di tiap wilayah, lalu susun program pembangunan yang sesuai,” tegasnya.

Bupati Erlina menutup pertemuan dengan harapan besar agar kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi juga berlanjut pada realisasi program yang konkret dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat ingin merasakan dampak nyata dari pembangunan. Oleh karena itu, kita harus bekerja cepat, tepat, dan tetap berpihak kepada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas PU Mempawah Hamdani, juga menegaskan pentingnya integrasi data teknis dan hasil pemetaan wilayah sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan.

“Kami telah melakukan identifikasi dan pendataan awal mengenai kebutuhan infrastruktur di seluruh kecamatan. Mulai dari jaringan jalan lingkungan, irigasi pertanian, sistem drainase, hingga ruang terbuka publik. Semuanya sudah dipetakan secara digital,” jelas Hamdani.

Menurutnya, pemetaan tersebut akan disampaikan kepada BPIW untuk kemudian dianalisis lebih lanjut dan disesuaikan dengan rencana pembangunan nasional yang tengah disusun.

"Kolaborasi lintas level pemerintahan ini sangat penting agar program pusat benar-benar selaras dengan kebutuhan daerah," tandasnya.(wah)

Editor : Hanif
#identifikasi #rencana pembangunan #infrastruktur #BPIW #pupr #BUPATI MEMPAWAH #kecamatan #Erlina