Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Waspada Oli Palsu, DPRD Mempawah Minta Penindakan Tegas Produsen

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Sabtu, 5 Juli 2025 | 14:55 WIB
Riduan M Yusuf
Riduan M Yusuf

PONTIANAK POST – Antisipasi dan kewaspadaan akan peredaran oli palsu di pasar menjadi perhatian serius Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mempawah, Riduan M Yusuf. Dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih pelumas kendaraan.

“Oli palsu sangat berbahaya bagi mesin kendaraan. Selain mempercepat kerusakan, itu juga berdampak ekonomi karena bisa memicu biaya perbaikan yang tinggi,” ujar Riduan.

Riduan menekankan agar masyarakat tidak tergoda dengan tawaran harga oli yang terlalu murah dari pasaran.

“Kalau harga jauh di bawah standar, sebaiknya dicurigai. Bisa jadi itu produk palsu,” katanya memperingatkan.

Untuk menghindari hal-hal yang merugikan, Riduan mendorong masyarakat agar membeli oli hanya di tempat yang dapat dipercaya seperti bengkel resmi, toko pelumas terverifikasi, maupun platform daring yang terjamin keasliannya.

Ia juga menyoroti pentingnya edukasi di tengah masyarakat tentang cara membedakan oli asli dan palsu.

“Informasi tentang ciri-ciri oli palsu kini banyak tersedia. Tinggal kemauan kita saja untuk mencarinya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Riduan meminta peran aktif pemerintah daerah melalui instansi teknis agar rutin melakukan pengawasan dan inspeksi terhadap peredaran oli di pasaran.

“Kehadiran pemerintah sangat penting agar masyarakat merasa aman dalam berbelanja kebutuhan otomotif,” ungkapnya lagi.

Selain itu, ia mendesak aparat penegak hukum agar tidak ragu menindak tegas pelaku yang terbukti mengedarkan oli palsu.

“Saya berharap ada efek jera. Kalau dibiarkan, ini bisa merusak kepercayaan publik dan merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga konsumen, untuk bersama-sama menjaga peredaran produk otomotif di Mempawah tetap aman dan layak pakai.

“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar peredaran barang palsu bisa ditekan. Ini menyangkut keselamatan dan kepentingan masyarakat luas,” pungkas Riduan. (wah)

Editor : Miftahul Khair
#mempawah #Tindak Tegas #oli palsu #produsen