Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Erlina Resmikan Dua Gereja GPIB di Toho, Teguhkan Iman dan Toleransi

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Rabu, 30 Juli 2025 | 11:34 WIB

RESMIKAN GEREJA: Bupati dan Wakil Bupati Mempawah menghadiri peresmian gereja di Kecamatan Toho, sebagai wujud dukungan terhadap kehidupan keagamaan yang harmonis.
RESMIKAN GEREJA: Bupati dan Wakil Bupati Mempawah menghadiri peresmian gereja di Kecamatan Toho, sebagai wujud dukungan terhadap kehidupan keagamaan yang harmonis.
 

PONTIANAK POST Dua bangunan gereja yang menjadi pusat pelayanan dan spiritualitas bagi umat Kristiani resmi berdiri di Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah. Bupati Mempawah, Erlina, secara langsung meresmikan dua gedung Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB), yakni Pos Pelkes “Batu Karang” di Desa Kecurit dan Pos Pelkes “Mamuraja” Pak Kadu di Desa Terap, belum lama ini.

Dalam sambutannya, Bupati Erlina menegaskan bahwa peresmian rumah ibadah ini bukan sekadar pencapaian pembangunan fisik, tetapi juga wujud nyata dari kekuatan iman dan semangat kebersamaan warga.

“Bangunan ini lebih dari sekadar tumpukan batu dan semen. Ia adalah simbol keimanan, kebersamaan, dan semangat pantang menyerah dari seluruh jemaat serta masyarakat yang turut mendukung,” ucap Erlina.

Ia memberikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah berperan aktif, mulai dari panitia pembangunan, para donatur, hingga seluruh jemaat yang bekerja dengan semangat gotong royong. Menurutnya, pembangunan ini adalah cerminan nilai toleransi dan persatuan yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sosial di Mempawah.

“Ketika kita bersatu, hal-hal luar biasa dapat terwujud. Ini bukan hanya rumah ibadah, tetapi juga warisan spiritual dan kebudayaan yang harus kita jaga bersama,” lanjutnya.

Bupati Erlina juga mengajak seluruh umat untuk menjaga dan memakmurkan gereja sebagai pusat doa, pelayanan, serta tempat penyebaran nilai kasih di tengah masyarakat. Ia berharap gereja dapat menjadi ruang spiritual yang terbuka dan menginspirasi seluruh umat. “Jadikan rumah ibadah ini tempat doa, pujian, dan penyebar kasih Tuhan ke seluruh penjuru desa,” imbuhnya.

Menutup sambutannya, Erlina kembali menegaskan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai fondasi utama dalam pembangunan dan persatuan bangsa. “Persatuan adalah kekuatan terbesar kita dalam menghadapi tantangan zaman. Kerukunan adalah pondasi bagi setiap kemajuan yang ingin kita capai bersama,” tutupnya. (wah)

Editor : Hanif
#mempawah #peresmian #Kecamatan Toho #gereja #Bupati dan Wakil Bupati #Erlina