Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Erlina Terpilih Pimpin Aspeksindo 2025–2029, Fokus Kembangkan Daerah Pesisir

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 14 Agustus 2025 | 12:00 WIB
MUNAS: Bupati Mempawah (tengah) diabadikan usai terpilih sebagai ketua umum Aspeksindo pada Munas di Jakarta.
MUNAS: Bupati Mempawah (tengah) diabadikan usai terpilih sebagai ketua umum Aspeksindo pada Munas di Jakarta.

PONTIANAK POST– Bupati Mempawah, Erlina, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) periode 2025–2029. Pemilihan yang berlangsung secara aklamasi itu digelar dalam Musyawarah Nasional (Munas) III Aspeksindo di Ballroom Birawa Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (12/10/2025).

Usai terpilih, Erlina menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi yang menaungi daerah-daerah kepulauan dan pesisir di seluruh Indonesia.

“Ini merupakan amanah dan komitmen untuk memperjuangkan kepentingan daerah maritim di Indonesia, dengan fokus pada pembangunan berkelanjutan, penguatan ekonomi biru, serta perlindungan masyarakat pesisir,” ujarnya.

Erlina menegaskan, visi “Membangun Indonesia dari Pinggiran” harus diwujudkan secara nyata. Ia memandang wilayah kepulauan dan pesisir sebagai garda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus pintu interaksi dengan dunia luar. Namun, tantangan ketimpangan pembangunan dengan wilayah daratan masih nyata, terutama terkait infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta ancaman perubahan iklim dan kenaikan permukaan laut.

“Ini adalah medan juang kita bersama. Aspeksindo punya kekuatan kolektif untuk mengubah peta pembangunan nasional, dengan bertolak dari pinggiran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Erlina menyoroti besarnya potensi ekonomi hijau dan ekonomi biru di wilayah pesisir. Ekonomi hijau dapat dikembangkan melalui pelestarian hutan mangrove, pengelolaan lahan pesisir, energi bersih, pertanian organik, dan industri ramah lingkungan. Sementara ekonomi biru mencakup pemanfaatan sumber daya laut, perikanan, bioteknologi, dan pariwisata secara bijak dan berkelanjutan.

Ia pun mengajak seluruh pengurus, anggota, nelayan, dan masyarakat pesisir untuk bersatu dalam gerakan membangun dari pinggiran.

“Mari bergerak bersama, dengan inovasi sebagai layar, teknologi sebagai kompas, dan semangat membangun dari pinggiran sebagai nakhoda. Jadikan wilayah kepulauan dan pesisir sebagai pusat pertumbuhan dan kejayaan Indonesia,” pungkasnya.(wah)

Editor : Hanif
#perlindungan #wilayah pesisir #aspeksindo #BUPATI MEMPAWAH #pembangunan berkelanjutan #Erlina