PONTIANAK POST– Semangat pemuda Desa Takong, Sepang, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, terus mengalir lewat berbagai kegiatan positif. Salah satunya adalah gelaran Festakong, sebuah event yang tidak hanya menghadirkan hiburan seni dan musik, tetapi juga menjadi wadah menggerakkan perekonomian UMKM sekaligus menggaungkan kampanye perang melawan narkoba.
Pagelaran yang berlangsung di lapangan sepak bola Pasar Takong pada 16–17 Agustus 2025 lalu ini sukses menarik perhatian warga dari berbagai daerah. Tidak hanya masyarakat setempat, pengunjung juga berdatangan dari Bengkayang, Ngabang, Sambas, hingga Pontianak.
Andri, salah satu panitia penyelenggara, mengungkapkan bahwa gagasan menyelenggarakan acara tersebut sudah lama diimpikan oleh para pemuda Takong. "Ide ini sudah ada sejak 2014. Kami dulu berpikir, kalau daerah lain bisa mengadakan event musik di kampung mereka, kenapa Takong tidak bisa?" ujarnya, Sabtu (6/9).
Lebih dari sekadar hiburan, Festakong menjadi ajang untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menjauhi narkoba. "Kami ingin mengubah pola pikir yang negatif. Bahwa pemuda di desa juga bisa menyalurkan energi positif dan mematahkan stigma lewat kegiatan seperti ini," kata Andri.
Rangkaian acara yang berlangsung selama dua hari itu memadukan musik modern dan tradisional, lomba anak-anak, serta pesta rakyat yang turut memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kehadiran event ini juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi para pelaku usaha kecil yang menjajakan produk mereka di sekitar lokasi kegiatan.
Andri menambahkan, para pemuda Takong berharap Festakong dapat menjadi agenda rutin di masa mendatang. "Kami ingin kegiatan ini terus berlanjut dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat, tokoh setempat, hingga pemerintah daerah. Karena selain bermanfaat bagi ekonomi warga, acara ini juga mengajak kita semua menjauhi bahaya narkoba," pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif