PONTIANAK POST — Anggota DPRD Kabupaten Mempawah, H. Ria Mulyadi, S.Sos., menilai target pembangunan ekonomi tahun 2026 yang ditetapkan pemerintah daerah sebagai langkah positif menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia menyampaikan apresiasinya atas arah kebijakan yang dinilai progresif dan berorientasi pada pemerataan.
Ria menyebutkan, proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4 persen, penurunan tingkat pengangguran terbuka hingga kisaran 4,44–4,96 persen, serta penurunan angka kemiskinan di rentang 6,5–7,5 persen menunjukkan adanya upaya nyata pemerintah dalam memperbaiki kondisi ekonomi daerah.
Tak hanya itu, target rasio gini antara 0,377–0,380 dan peningkatan indeks modal manusia hingga 0,57 juga dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah menempatkan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas pembangunan.
Namun demikian, Ria menegaskan bahwa pencapaian berbagai indikator tersebut membutuhkan manajemen anggaran yang lebih efisien dan kebijakan inovatif yang mampu mendorong stabilitas ekonomi. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat belanja pada sektor produktif seperti pertanian, UMKM, serta penyediaan lapangan kerja formal. Selain efisiensi, daerah perlu terobosan baru untuk meningkatkan PAD.
“Kerja sama lintas sektor harus terus diperkuat. Dengan semangat bersama, saya percaya Mempawah akan mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan pada 2026,” tutupnya. (wah)
Editor : Hanif