PONTIANAK POST — Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Raya Sungai Pinyuh, tepatnya di kilometer 49 jalur Anjungan–Mempawah, pada Sabtu (29/11) sekitar pukul 02.28 WIB.
Seorang pejalan kaki bernama Fransiskus Domi (42) meninggal dunia di tempat setelah ditabrak sebuah truk yang hingga kini belum diketahui identitas kendaraan maupun pengemudinya.
Kapospol Sungai Pinyuh, AKP Bambang Siswanto mengatakan korban yang berasal dari Dusun Pak Laheng, Kecamatan Toho, sedang berjalan di tepi jalan ketika insiden terjadi.
“Korban berjalan dari arah Anjungan menuju Mempawah. Saat berada di lokasi kejadian, sebuah truk datang dari arah belakang dan langsung menyambar korban. Karena jaraknya terlalu dekat, tabrakan tidak dapat terhindarkan,” jelas Bambang.
Benturan keras membuat korban mengalami luka robek di bagian kening, kepala belakang, tangan kanan, hidung, serta sejumlah luka lecet di kaki.
Petugas medis dari Puskesmas Sungai Pinyuh yang tiba di lokasi memastikan bahwa korban telah meninggal dunia di tempat.
Dua warga, yakni Syahrul Gunawan (18) dan Fahrizal (27), yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian melihat korban tergeletak usai tertabrak dan segera melapor kepada pihak kepolisian.
“Dua saksi yang berada di sekitar lokasi langsung memberi informasi kepada kami. Namun, truk yang menabrak korban langsung melaju dan tidak berhenti,” tambah Bambang.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Bambang menyampaikan bahwa tidak ada kerugian materiil, namun satu korban jiwa menjadi fokus penanganan. Jenazah korban dibawa ke Puskesmas Sungai Pinyuh untuk penanganan lebih lanjut.
“Kami mengimbau pengendara, terutama pada malam hari, agar meningkatkan kewaspadaan. Sementara itu, penyelidikan terhadap kendaraan yang melarikan diri terus kami lakukan,” ujarnya. (wah)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro