Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bupati Erlina Teken Komitmen Penguatan Manajemen Talenta ASN untuk Birokrasi Kalbar yang Lebih Profesional

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Kamis, 4 Desember 2025 | 13:02 WIB

 

TANDATANGAN: Bupati Erlina menunjukkan penandatanganan Komitmen Bersama Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) se-Kalimantan Barat.
TANDATANGAN: Bupati Erlina menunjukkan penandatanganan Komitmen Bersama Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) se-Kalimantan Barat.

PONTIANAK POST — Bupati Mempawah, Erlina berkomitmen memperkuat profesionalisme aparatur sipil negara. Menurutnya, penguatan manajemen talenta sangat penting dalam mencetak pemimpin profesional di berbagai lini pemerintahan, mulai dari sekretaris daerah, kepala perangkat daerah, hingga pejabat struktural.

“ASN kita harus memahami perubahan fundamental dalam pengelolaan sumber daya manusia pemerintah. Sistem berbasis talenta memastikan setiap pimpinan mampu mengenali dan menerapkan prinsip tersebut dalam tugasnya,” kata Erlina saat menghadiri Kegiatan Penguatan Implementasi Manajemen Talenta ASN dan Penandatanganan Komitmen Bersama Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) se-Kalimantan Barat. Acara berlangsung di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (2/12).

Penandatanganan komitmen itu disaksikan Kepala BKN, Zudan Arif, serta Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Kesepakatan tersebut menjadi landasan moral sekaligus konstitusional dalam mendorong terbangunnya birokrasi yang bersih, efektif, dan berdaya saing.

Dalam arahannya, Gubernur Ria Norsan menekankan bahwa transformasi birokrasi berbasis talenta merupakan amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Ia menilai, langkah ini mendesak dilakukan mengingat karakteristik Kalimantan Barat yang luas, beragam, dan terus menghadapi peningkatan kebutuhan pelayanan publik.

Ia juga menegaskan bahwa prinsip the right man on the right place wajib menjadi budaya kerja yang bertumpu pada kompetensi, kinerja, serta integritas, bukan lagi pola lama yang tidak relevan dengan kebutuhan saat ini.

Ria Norsan turut meminta seluruh bupati dan wali kota untuk memastikan BKD/BKPSDM memperbarui data profil ASN secara teratur. Menurutnya, kebijakan strategis tidak boleh bertumpu pada data yang sudah tidak akurat.

“Momentum ini adalah bagian dari persiapan Kalimantan Barat menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus memperkuat peran strategis daerah sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara,” ujarnya. (wah)

Editor : Hanif
#Manajemen Talenta ASN #kalbar #birokrasi daerah #BUPATI MEMPAWAH #Komitmen #Erlina