PONTIANAK POST - Rayadi, 48, nelayan asal Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Mayat korban pertama kali ditemukan warga di tumpukan kayu dan batu di pinggiran pantai pada Minggu (28/12), sekitar pukul 08.00 WIB
Seorang saksi mata, Jibno mengatakan, korban Rayadi dikabarkan hilang sejak sehari sebelum ditemukan. Terakhir kali, korban Rayadi pergi dari rumah untuk melakukan rutinitasnya mencari udang dan ikan.
"Sejak kemarin, pihak keluarga bersama warga serta Babinsa telah melakukan upaya pencarian terhadap korban. Namun pencarian tidak berhasil menemukan keberadaan korban," jelas Jibno.
Kemudian, lanjut dia, pencarian dilanjutkan pada Minggu pagi (28/12), dengan menyusuri area pantai Desa Sungai Bundung Laut dan sekitarnya. Setelah kurang lebih satu jam pencarian, warga berhasil melihat sosok tubuh manusia yang diduga korban Rayadi.
"Kita menelusuri daerah sungai dan pantai. Akhirnya, saya melihat tubuh korban tergeletak diantara tumpukan batu dan kayu di bibir pantai," ungkapnya.
Saat ditemukan, sambung Jibno, korban Rayadi sudah dalam kondisi tak bernyawa. Masih menurut saksi, dari mulut korban tampak mengeluarkan busa dan darah.
"Setelah ditemukan, mayat korban langsung kita evakuasi ke rumah duka. Dan rencananya akan segera dimakamkan. Pihak kelurga juga sudah melaporkan temuan korban ke pihak Kepolisian," pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif