Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mempawah Zero Hot Spot Karhutla, BPBD Imbau Masyarakat Ikut Cegah Kebakaran

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:41 WIB

Sekretaris BPBD Mempawah, Purwadi
Sekretaris BPBD Mempawah, Purwadi

PONTIANAK POST –Wilayah Kabupaten Mempawah dinyatakan zero hot spot. Kendati demikian, , Satuan Tugas (Satgas) tetap melakukan patroli dan monitoring secara mandiri di lingkungan masyarakat.

“Berdasarkan aplikasi Sipongi Kemenhut per 19 Februari 2026, wilayah Kabupaten Mempawah tidak ada titik api alias zero hot spot,” ungkap Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mempawah, Purwadi, Kamis (19/2) di Mempawah.

Meski dinyatakan zero, Purwadi memastikan pihaknya tetap melakukan patroli dan monitoring di lapangan. Sehingga, jika ditemukan titik api baru dapat segera dilakukan penanganan dengan cepat dan tepat.

“Lokasi-lokasi yang pernah terbakar akan kita pantau kembali. Jika dilapangan ditemukan masih ada lokasi yang terbakar, secepatnya kita lakukan penanganan secara maksimal,” tegasnya.

Baca Juga: Remaja Surau Darul Dzikir Mempawah Gelar Baksos Bersihkan Rumah Ibadah Menyambut Ramadan 1447 H

Lebih lanjut, Purwadi mengharapkan dukungan dan kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam hal penanganan dan penanggulangan karhutla. Pihaknya menghimbau mayarakat tidak melakukan kegiatan yang dapat menyebabkan terjadinya karhutla.

“Kami imbau masyarakat agar tidak membuka lahan pertanian maupun perkebunan dengan cara di bakar. Terutama pada lahan-lahan gambut yang mudah terbakar,” pesannya.

Kemudian, lanjut Purwadi, masyarakat diminta tidak membuang puntung rokok yang masih menyala di lahan-lahan kering atau hutan. Karena, tindakan tersebut dapat memicu terjadinya karhutla.

“Kami juga mengharapkan partisipasi masyarakat untuk melakukan pemantauan secara mandiri. Tingkatkan kewaspadaan dan pantau area sekitar khususnya di lahan gambut,” ujarnya.

Purwadi meminta agar masyarakat berpartisipasi aktif melaporkan kepada petugas setempat, jika menemukan adanya potensi atau indikasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Warga Mempawah Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Kebersihan, DPRD Mempawah Janji Perjuangkan Aspirasi

“Dan mengikuti arahan petugas dan mematuhi status tanggap darurat yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.(wah)

Editor : Hanif
#patroli karhutla #cegah kebakaran #BPBD MEMPAWAH #Tanggap Darurat