PONTIANAK POST– Asosiasi Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo) menggelar audiensi dengan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono di Gedung Mina Bahari I, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Rabu lalu (25/2).
Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum Aspeksindo sekaligus Bupati Mempawah, Erlina menyampaikan sejumlah aspirasi strategis berkaitan dengan pembangunan daerah kepulauan dan pesisir kepada Menteri KP.
“Audiensi ini ditujukan untuk memperkuat sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” kata Erlina.
Menurut Istri Gubernur Kalbar ini, daerah kepulauan dan pesisir memiliki karakteristik serta tantangan yang berbeda dibandingkan wilayah daratan, sehingga membutuhkan pendekatan kebijakan yang lebih spesifik dan adaptif.
Baca Juga: Tragedi di Kuala Mempawah, Ketua DPRD Minta Pengawasan Anak Diperketat Malam Hari
“Wilayah kepulauan dan pesisir memiliki tantangan tersendiri, mulai dari aksesibilitas, infrastruktur dasar, hingga perlindungan ekosistem laut. Karena itu, kebijakan yang diterapkan harus benar-benar mempertimbangkan kondisi riil di lapangan,” bebernya.
Karena itu, Erlina menilai pentingnya sinergi lintas daerah melalui Aspeksindo dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kepulauan dan pesisir di tingkat nasional. Dengan harapan, pemerintah pusat memberikan perhatian khusus terhadap pembangunan daerah kepulauan dan pesisir di Indonesia.
“Melalui Aspeksindo, kami berkomitmen memperkuat kolaborasi antar daerah kepulauan dan pesisir agar memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam merumuskan kebijakan nasional yang berpihak pada nelayan dan masyarakat pesisir,” tegasnya.
Masih dalam audiensi itu, Erlina mendorong percepatan realisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Mempawah. Menurut dia, program kampung nelayan merah putih sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat ekonomi pesisir.
“Kami berharap Program Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera direalisasikan di Kabupaten Mempawah. Program ini sangat relevan untuk mendorong peningkatan kualitas permukiman nelayan, penguatan usaha perikanan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” harapnya.
Baca Juga: Kodim 1201 Mempawah Gelar Tes Psikologi untuk 100 Siswa KKRI, Fokus pada Karakter dan Kepemimpinan
Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, memastikan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendorong transformasi sektor kelautan dan perikanan nasional melalui pendekatan ekonomi biru. Ia menekankan pentingnya praktik perikanan berkelanjutan guna menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus meningkatkan pendapatan nelayan.
“Penguatan kelembagaan nelayan dan koperasi perikanan menjadi strategi utama agar nelayan memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai distribusi. Pemerintah juga terus mengembangkan program-program prioritas berbasis keberlanjutan untuk memastikan sektor kelautan dan perikanan menjadi penopang ekonomi yang inklusif dan berdaya saing,” terangnya.
Sebelumnya, Aspeksindo telah melakukan audiensi bersama Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian Kebijakan Program Prioritas, TB Ardi Januar. Pertemuan tersebut membahas penguatan pengawasan program prioritas serta peluang dukungan pusat bagi pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Mempawah. (wah)
Editor : Hanif