Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Festival Sahur-Sahur 2026, Peran Strategis Event Dongkrak Pariwisata Kalbar

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 2 Maret 2026 | 11:46 WIB

Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Bupati Mempawah Erlina beserta undangan lainnya memukul kentungan sebagai simbolis pembukaan Festival Sahur-sahur di Kabupaten Mempawah, Sabtu (28/2).
Gubernur Kalbar Ria Norsan didampingi Bupati Mempawah Erlina beserta undangan lainnya memukul kentungan sebagai simbolis pembukaan Festival Sahur-sahur di Kabupaten Mempawah, Sabtu (28/2).

MEMPAWAH – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka Festival Sahur-Sahur (FSS) ke-23 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Ramadan Fair ke-5 di halaman Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Mempawah, Sabtu malam (28/2). Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan yang menjadi agenda tahunan kebanggaan daerah tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Festival Sahur-Sahur bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol kuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Kalbar. “Festival ini bukan hanya tradisi membangunkan sahur, tetapi juga mencerminkan energi kebersamaan lintas etnis dan lintas agama di Kalbar,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mempawah, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta pelaku ekonomi kreatif yang terus menjaga dan mengembangkan festival tersebut hingga memasuki tahun ke-23 pelaksanaan.

Menurut Norsan, penyelenggaraan tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan bulan suci Ramadan. Momentum tersebut menunjukkan harmoni nyata antara masyarakat Tionghoa dan Melayu di Kalbar. “Beberapa hari lalu saya meresmikan Pawai Obor di Pontianak, cahaya obor bersatu dengan cahaya lampion. Malam ini kita kembali menyaksikan kolaborasi yang indah. Ini bukti Kalbar adalah rumah besar kita bersama,” ucapnya.

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalbar, Norsan menyerahkan bantuan dana sebesar Rp100 juta untuk mendukung pelaksanaan festival. Bantuan tersebut terdiri atas Rp50 juta dana hibah pemerintah provinsi serta tambahan Rp50 juta yang diberikan secara pribadi.

Ia juga mendorong panitia untuk segera menyiapkan proposal pelaksanaan tahun 2027 dengan target peningkatan bantuan menjadi Rp200 juta. Hal ini sejalan dengan masuknya Festival Sahur-Sahur dalam Karisma Event Nusantara (KEN) serta Calendar of Event Kalbar 2026. “Karena sudah masuk KEN, tentu kita ingin event ini semakin besar dan berdampak luas terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, mengingat sebagian rangkaian acara menggunakan fasilitas jalan umum. “Saya minta seluruh peserta dan masyarakat tetap menjaga keamanan dan kenyamanan bersama agar festival berjalan lancar dan aman,” pesannya.

Sementara itu, Asisten Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, Reza Fahlevi, menegaskan bahwa Festival Sahur-Sahur telah ditetapkan sebagai salah satu dari 125 agenda unggulan dalam program Karisma Event Nusantara (KEN).

Ia menjelaskan bahwa KEN merupakan program prioritas nasional yang dirancang untuk memperkuat event daerah agar memiliki standar penyelenggaraan yang lebih baik dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Festival Sahur-Sahur menjadi bagian dari event yang kami dampingi dan dukung secara kolaboratif. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk promosi, tetapi juga penguatan tata kelola serta sarana dan prasarana agar kualitas penyelenggaraannya terus meningkat,” ujarnya.

Reza berharap, dengan dukungan pemerintah pusat dan sinergi pemerintah daerah, Festival Sahur-Sahur dapat berkembang lebih besar dan menjadi magnet kunjungan wisatawan ke Kalbar. “Harapan kami, event ini tidak hanya lestari sebagai tradisi budaya, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pergerakan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

Menanggapi dukungan pemerintah provinsi dan pusat, Bupati Mempawah, Erlina, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap Festival Sahur-Sahur. “Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pak Gubernur dan juga Kementerian Pariwisata. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk menata festival ini lebih profesional dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Erlina, masuknya FSS dalam Karisma Event Nusantara menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Kabupaten Mempawah untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan. “Target kami jelas, Festival Sahur-Sahur semakin dikenal luas, mendatangkan wisatawan, serta memberi ruang lebih besar bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal,” tutupnya. (wah)

Editor : Miftahul Khair
#mempawah #puasa #kalender event nusantara #Ramadan 2026 #festival sahur sahur