Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

DPRD Mempawah Apresiasi Festival Sahur-Sahur: Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Senin, 2 Maret 2026 | 12:42 WIB

LEPAS PESERTA: Ketua DPRD Kabupaten Mempawah Safruddin Asra melepas peserta Sahur-Sahur
LEPAS PESERTA: Ketua DPRD Kabupaten Mempawah Safruddin Asra melepas peserta Sahur-Sahur

PONTIANAK POST– Ketua DPRD Kabupaten Mempawah Safruddin Asra menilai penyelenggaraan Festival Sahur-Sahur (FSS) ke-23 Tahun 2026 yang dibuka Gubernur Kalimantan Barat menjadi momentum strategis dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Menurut Safruddin, dukungan penuh dari Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan serta perhatian dari pemerintah pusat melalui program Kementerian Pariwisata Republik Indonesia membuktikan bahwa Festival Sahur-Sahur memiliki nilai penting, bukan hanya bagi Mempawah, tetapi juga bagi Kalimantan Barat secara keseluruhan.

“Festival Sahur-Sahur ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sudah menjadi identitas budaya dan kekuatan sosial masyarakat Mempawah. Ketika pemerintah provinsi dan pusat memberi dukungan besar, artinya event ini memang punya daya ungkit bagi pariwisata dan ekonomi,” ujar Safruddin, Minggu (1/3).

Ia mengapresiasi komitmen Gubernur yang menyerahkan bantuan dana untuk mendukung pelaksanaan festival, termasuk dorongan agar penyelenggaraan tahun mendatang dapat ditingkatkan lebih besar lagi. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan event daerah sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

“Kami di DPRD tentu mendukung penuh langkah pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas festival ini. Dengan masuknya FSS dalam Karisma Event Nusantara, maka standar penyelenggaraan harus semakin profesional dan terukur,” tegasnya.

Safruddin menilai, masuknya Festival Sahur-Sahur dalam daftar 125 agenda unggulan Karisma Event Nusantara menjadi peluang emas bagi Kabupaten Mempawah untuk memperluas promosi wisata sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Dampaknya tidak hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga langsung dirasakan oleh pelaku UMKM, pedagang kecil, pengrajin, hingga sektor jasa. Inilah yang harus kita maksimalkan,” katanya.

Ia juga menyoroti pesan Gubernur terkait pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kesuksesan sebuah event tidak hanya diukur dari kemeriahan, tetapi juga dari ketertiban dan kenyamanan masyarakat.

“Event besar seperti ini harus menjadi contoh bahwa Mempawah mampu menjadi tuan rumah yang baik, aman, tertib, dan ramah bagi wisatawan,” ujarnya.

Safruddin berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mempawah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta pemerintah pusat dapat terus diperkuat agar Festival Sahur-Sahur semakin berkembang dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Kalau kolaborasi ini terus terjaga, saya optimistis Festival Sahur-Sahur akan menjadi ikon pariwisata unggulan Kalimantan Barat yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (wah)

Editor : Miftahul Khair
#mempawah #pariwisata #UMKM #DPRD Mempawah #festival sahur sahur