Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kubu Raya Tanam 20 Ribu Mangrove di Sungai Kupah, Perkuat Pesisir dari Abrasi

Ashri Isnaini • Senin, 20 April 2026 | 13:36 WIB
Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam ikut serta dalam penanaman 20 ribu bibit mangrove di kawasan pesisir Sungai Kupah, Sabtu (18/4). Aksi ini menjadi upaya menjaga lingkungan dan menyerap emisi karbon. (Prokopim Kubu Raya)
Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam ikut serta dalam penanaman 20 ribu bibit mangrove di kawasan pesisir Sungai Kupah, Sabtu (18/4). Aksi ini menjadi upaya menjaga lingkungan dan menyerap emisi karbon. (Prokopim Kubu Raya)

PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Kubu Raya, Yusran Anizam, menegaskan penanaman mangrove memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penahan abrasi, tetapi juga sebagai upaya mengurangi dampak pemanasan global. Menurutnya, mangrove merupakan salah satu penyerap karbon terbesar yang keberadaannya sangat penting di tengah meningkatnya ancaman perubahan iklim.

“Luar biasa ini, temanya dalam rangka pelestarian lingkungan. Kita lihat di sini dibantu bersama dari Lions Club, melakukan penanaman 20 ribu bohol (bibit) mangrove dalam rangka menjaga abrasi, juga ikut melestarikan lingkungan, menjaga panas bumi,” ujar Yusran, Sabtu (18/4) usai mengikuti penanaman 20 ribu bibit mangrove di kawasan Pelangi Kapuas Park, Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap bersama Lion Club.

Yusran pun mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama lintas sektor yang terbangun dalam kegiatan tersebut. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan dinilai menjadi kunci dalam memperkuat upaya pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang rentan terhadap kerusakan.

Yusran berharap aksi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kawasan pesisir tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami dari abrasi, tetapi juga menjadi ruang publik yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kita berharap ini tetap bisa berlanjut, kita pertahankan, sehingga destinasi ini bisa eksis sebagai ruang publik. Memberikan destinasi bagi masyarakat Kubu Raya khususnya dan Kalimantan Barat umumnya, dalam rangka membahagiakan masyarakat juga,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Yusran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga dan merawat kawasan Pelangi Kapuas Park serta wilayah pesisir Kubu Raya secara umum. Menurutnya, keberhasilan pelestarian lingkungan tidak lepas dari peran aktif masyarakat.

“Karena itu kami mengajak semua elemen, semua masyarakat, ayo sama-sama kita jaga destinasi ini. Kita rawat, kita lestarikan, kita hijaukan juga bumi kita untuk generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Penanaman mangrove tersebut diharapkan menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan dalam menjaga ekosistem pesisir, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya kelestarian lingkungan hidup bagi masa depan. (ash)

Editor : Hanif
#mangove #pengaturan iklim #pesisir #sungai kupah #kubu raya