PONTIANAK POST – Sebanyak 150 mahasiswa Universita Muhammadiyah Pontianak (UMP) akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 di Kabupaten Mempawah. Program pengabdian masyarakat itu akan dimulai pada 20 Juli hingga 30 Agustus.
Rencana kegiatan KKN tersebut disampaikan Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Pontianak, Prof. Helman Fachri saat melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Mempawah, Drs H Ismail, MM di ruang kerjanya, kemarin.
Prof. Helman Fachri menjelaskan, kegiatan KKN akan dilaksanakan pada 20 Juli hingga 30 Agustus 2026, dengan melibatkan sebanyak 150 mahasiswa. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘Integrasi Inovasi Potensi Lokal dalam Mewujudkan Masyarakat Berdaya dan Berkelanjutan’.
“KKN ini difokuskan pada empat kecamatan yakni, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sungai Pinyuh, dan Sungai Kunyit,” ungkapnya.
Baca Juga: Wakil Bupati Mempawah Tinjau Pembangunan Mimbar Utama MTQ ke-37, Pastikan Persiapan Lancar
“Kami berharap, kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pembangunan berbasis potensi lokal,” harapnya menambahkan.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menyambut baik rencana pelaksanaan KKN tersebut dan menyatakan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mempawah.
Menurut dia, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi katalisator dalam mendorong inovasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam menggali dan mengembangkan potensi lokal di setiap wilayah.
“Kami sangat mengapresiasi rencana kegiatan KKN ini. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh, karena program ini sejalan dengan upaya kami dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat berbasis potensi lokal,” ujar Ismail.
Lebih lanjut, Ismail berharap para mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik di lingkungan masyarakat serta mampu memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi di tingkat desa.
Baca Juga: Jelang May Day 2026, Pemkot Pontianak Perkuat Dialog dengan Buruh untuk Jaga Kondusivitas
“Melalui KKN ini, kami berharap terjalin kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif