PONTIANAK POST – Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi berharap industri rumahan pembuatan kerupuk di Desa Sambora, Kecamatan Toho, dapat terus meningkatkan mutu, kualitas dan produksinya. Agar, Desa Sambora dapat dinobatkan menjadi kampung kerupuk unggulan di Kabupaten Mempawah.
“Saya minta para UMKM di Desa Sambora terus semangat meningkatkan produksi dan jangkauan pemasaran kerupuknya. Sehingga, Desa Sambora dikenal kampung kerupuk unggulan di Kabupaten Mempawah,” kata Juli Suryadi saat bertandang ke lokasi industri UMKM pembuatan kerupuk dalam rangkaian kegiatan Gema Bangun Desa (GMD) di Desa Sambora, Kecamatan Toho, belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, Wabup Juli Suryadi memberikan apresiasi kepada pelaku UMKM di Desa Sambora yang mampu menghidupkan ekonomi keluarga melalui industri rumahan.
“Sektor UMKM seperti kerupuk ini merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang paling tahan terhadap guncangan ekonomi global,” pendapatnya.
Baca Juga: KKRI dan Kodim 1201 Mempawah Tanamkan Semangat Bela Negara kepada Pelajar
Karena itu, Wabup Juli melihat potensi besar dalam pengembangan UMKM pembuatan kerupuk di Desa Sambora. Sebab, kerupuk yang dihasilkan memiliki ciri khas tersendiri yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Produk kerupuk dari Desa Sambora ini tidak hanya memiliki cita rasa yang khas, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja lokal. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendampingi agar skala produksi ini bisa naik kelas,” janjinya.
Dalam kunjungan itu, Wabup Juli Suryadi beserta rombongan berkesempatan melihat langsung proses produksi kerupuk UMKM Desa Sambora mulai dari penjemuran hingga pengemasan kerupuk siap edar di masyarakat. (wah)
Editor : Hanif