Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Suhadi SW Lantik Safrudin Asra sebagai Ketua PDBI Mempawah

Salman Busrah • Rabu, 20 Mei 2026 | 16:06 WIB
Ketua Umum PDBI Kalimantan Barat Suhadi SW saat melantik Safrudin Asra S.P. M.P  sebagai Ketua Pengurus Cabang ( Pengcab ) Persatuan Drum Band  Indonesis ( PDBI ) Kabupaten Mempawah.
Ketua Umum PDBI Kalimantan Barat Suhadi SW saat melantik Safrudin Asra S.P. M.P sebagai Ketua Pengurus Cabang ( Pengcab ) Persatuan Drum Band Indonesis ( PDBI ) Kabupaten Mempawah.

MEMPAWAH – Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Kalimantan Barat, Suhadi SW, melantik Ketua DPRD Mempawah, Safrudin Asra SP MP, sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PDBI Kabupaten Mempawah.

Pelantikan yang berlangsung di Wisma Candramidi itu juga diikuti 21 pengurus Pengcab PDBI Mempawah. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Drs Ismail mewakili Bupati Mempawah, Sekretaris KONI Mempawah H Gusti Dudung mewakili Ketua KONI, unsur Forkopimda, Sekretaris KORMI, Kadispora, serta perwakilan kepala sekolah.

Dalam sambutannya, Safrudin Asra berharap Kabupaten Mempawah dapat ditunjuk sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar untuk cabang olahraga drum band.

Menurutnya, Mempawah memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk menggelar ajang tingkat provinsi tersebut. Di antaranya Stadion Daeng Manambon yang dinilai layak menjadi venue pertandingan, serta ketersediaan hotel dan penginapan yang cukup menampung peserta dari kabupaten/kota se-Kalbar.

“Selain itu, penyelenggaraan Porprov juga akan memberikan efek berganda bagi daerah, terutama bagi sektor ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov PDBI Kalbar, Suhadi SW MSi, mendukung keinginan Pengcab PDBI Mempawah untuk menjadi tuan rumah Porprov. Namun, menurut dia, sejumlah persiapan perlu dilakukan sejak dini.

“Mulai dari kesiapan homestay bagi atlet, transportasi dari penginapan ke lokasi kegiatan, hingga dukungan fasilitas lainnya,” katanya.

Suhadi menegaskan, drum band saat ini bukan sekadar keterampilan baris-berbaris, tetapi telah berkembang menjadi seni pertunjukan modern yang memadukan kreativitas dan teknologi.

“Yang paling penting, drum band mampu membentuk karakter, terutama disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama. Itu semua menjadi kunci menuju kesuksesan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan, tantangan terbesar dalam pembinaan drum band adalah kebutuhan anggaran yang besar, biaya perawatan alat yang mahal, kesenjangan antar daerah, serta regenerasi pelatih yang belum optimal.

Karena itu, Suhadi menyambut baik kehadiran para kepala sekolah dalam acara pelantikan tersebut. Menurutnya, sekolah, kampus, dan pondok pesantren merupakan basis utama pengembangan drum band.

Ia berharap para pengurus aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, dan perguruan tinggi di Kabupaten Mempawah.

“Mempawah juga memiliki Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang dikenal memiliki pemain drum band berkualitas. Ini potensi besar yang harus dimanfaatkan,” pungkasnya.

Editor : Salman Busrah
#mempawah #drumband #pdbi