PONTIANAK POST – Pascakebakaran hebat yang melanda kawasan Pasar Pagi, Jalan Pasar Pagi, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Selasa (9/6), terdata sedikitnya 18 unit bangunan yang terdiri dari ruko usaha dan rumah tinggal telah teridentifikasi terdampak kebakaran.
Sebelumnya, kobaran api yang muncul sekitar pukul 18.00 WIB dari salah satu bangunan di kawasan tersebut dengan cepat membesar dan merembet ke bangunan lain yang berdempetan. Kondisi bangunan yang saling berdekatan membuat api sulit dikendalikan pada saat awal kejadian.
Berdasarkan data sementara yang berhasil dihimpun, bangunan yang terbakar meliputi berbagai jenis usaha, mulai dari kuliner, sembako, jasa pengiriman, toko pakaian, toko obat, hingga rumah tinggal warga.
Baca Juga: Detik-Detik Api Mengamuk di Pasar Pagi Sungai Pinyuh, Warga Berlarian Selamatkan Barang
Adapun bangunan yang telah terdata terdampak kebakaran antara lain usaha Bakmie milik Phiau Ci, agen JNE milik Cong Ket Aku, toko sembako milik Then Kui Lan, toko sembako dan sepatu milik Liu Cen Cen, usaha laundry milik Ban Shang, warung kopi milik Ajong, toko snack Delta milik Pheng Ku, toko pakaian Bunga Intan, toko obat Sumber Sehat Abadi, dua unit usaha Kopi Bubuk Layang Biru milik Amanda, Hin Jaya Tukang Gigi milik Effendi, toko emas milik Kok Li Jan, Kopi Bubuk 168 milik Afat, usaha mie pangsit milik Cun Ku (Arifin), toko pakaian Sukses milik Amoy, serta dua unit rumah tinggal milik Aki dan Man Chin.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti timbulnya api masih dalam penyelidikan. Pendataan kerugian material serta kemungkinan adanya tambahan bangunan yang terdampak juga masih terus dilakukan oleh pihak berwenang. (wah)
Editor : Miftahul Khair