PONTIANAK POST - Sebuah rumah semi permanen milik Kurnain di Jalan Nelayan RT 06/RW 02, Desa Sungai Bakau Kecil, Kecamatan Mempawah Timur, ludes terbakar pada Minggu (5/7) sekitar pukul 04.30 WIB sehingga keluarga korban kehilangan tempat tinggal dan sebagian besar harta bendanya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena saat kebakaran terjadi rumah hanya ditempati dua anak Kurnain bersama adik iparnya, sementara Kurnain dan istrinya telah berangkat ke Pasar Sungai Pinyuh.
Petugas gabungan dari Jaguar Fire, BPBD Kabupaten Mempawah, BPA-SP, dan warga berhasil memadamkan api setelah berjibaku mencegah kobaran meluas ke bangunan di sekitarnya.
Baca Juga: Meledak Saat Isi BBM, Mobil Hangus Terbakar di SPBU Sambas: Sopir Alami Luka bakar
Kurnain mengatakan dirinya baru mengetahui rumahnya terbakar setelah mendapat kabar dari rekannya ketika tiba di Pasar Sungai Pinyuh.
"Ketika berangkat dari rumah, kondisinya masih aman. Di perjalanan ada telepon masuk, tetapi tidak saya angkat karena sedang mengendarai kendaraan. Setelah sampai di pasar, teman memberi tahu kalau rumah saya terbakar. Saya langsung pulang, tetapi rumah sudah habis dilalap api," ujarnya.
Menurut Kurnain, api diduga pertama kali muncul dari kamar adik iparnya yang berada di bagian tengah rumah, meski penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.
"Adik ipar saya bilang tidak ada menyalakan lilin ataupun obat nyamuk. Jadi sampai sekarang kami juga belum tahu apa penyebabnya," katanya.
Baca Juga: Erlina Resmi Pimpin HKTI Mempawah dan Fokus Majukan Sektor Pertanian Daerah
Harta Benda Tak Terselamatkan
Kurnain menjelaskan sebagian besar bangunan masih berbahan kayu dan tripleks sehingga api dengan cepat menghanguskan seluruh rumah.
"Kejadiannya sangat cepat. Beberapa menit saja rumah sudah habis. Api cepat menjalar karena banyak bagian bangunan yang terbuat dari kayu dan tripleks," tuturnya.
Akibat kebakaran tersebut, hampir seluruh harta benda ikut musnah, termasuk BPKB kendaraan dan kartu keluarga, meski sejumlah dokumen penting seperti sertifikat rumah berhasil diselamatkan warga.
Baca Juga: Ledakan Misterius Picu Kebakaran Hebat, Empat Ruko di Singkawang Hangus Terbakar
"Semua isi rumah habis. Syukur masih ada beberapa surat penting yang sempat diambil warga dari lemari di kamar saya," ungkapnya.
Utamakan Anak Tetap Bersekolah
Pascamusibah, Kurnain berencana mencari rumah kontrakan di sekitar Desa Sungai Bakau Kecil agar kedua anaknya tetap dapat melanjutkan aktivitas sekolah.
Apabila belum memperoleh tempat tinggal, untuk sementara keluarganya akan mengungsi ke rumah kerabat di Kuala Mempawah hingga kondisi memungkinkan untuk kembali mandiri (wah)
Editor : Hanif