Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Benteng Kota Batu di Mempawah Infonya Terbuat dari Pasir Pantai, Ini Keunikannya

Silvina • Senin, 13 Juli 2026 | 16:23 WIB
Ilustrasi Benteng Kota Batu yang menurut informasinya terbuat dari pasir pantai
Ilustrasi Benteng Kota Batu yang menurut informasinya terbuat dari pasir pantai

 

PONTIANAK POST – Di balik kokohnya peninggalan Kerajaan Mempawah, terdapat sebuah benteng bersejarah yang menyimpan keunikan tersendiri. Berbeda dengan benteng pada umumnya yang dibangun menggunakan batu, bata, maupun semen, Benteng Kota Batu justru memiliki material penyusun yang tidak biasa

Keunikan tersebut membuat Benteng Kota Batu menjadi salah satu situs bersejarah yang menarik perhatian wisatawan maupun pecinta sejarah yang berkunjung ke Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

Dibangun dari Pasir Pantai dan Cangkang Kerang

Baca Juga: Menguak Sejarah Benteng Kota Batu Mempawah, Benteng Pertahanan yang Lahir dari Perebutan Takhta

Berdasarkan informasi dari akun instagram sitinurfadila, Benteng Kota Batu tersusun dari material pasir pantai yang telah mengeras.

Yang lebih menarik, pada beberapa bagian bongkahan benteng terlihat adanya cangkang-cangkang kerang yang menyatu dengan material penyusunnya. Keunikan inilah yang membuat banyak orang penasaran karena berbeda dari konstruksi benteng peninggalan kerajaan pada umumnya.

Meski telah berdiri selama puluhan bahkan ratusan tahun, struktur benteng tersebut masih dapat disaksikan hingga sekarang sebagai salah satu warisan sejarah Kerajaan Mempawah.

Baca Juga: Sebelum Jadi Situs Sejarah, Benteng Kota Batu Mempawah Pernah Jadi Tameng Penguasa Kerajaan

Memiliki Lubang-Lubang Strategis

Benteng Kota Batu memiliki ukuran sekitar 50 x 40 meter persegi. Pada beberapa bagian bangunan terdapat lubang-lubang yang berada di titik-titik strategis.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, lubang tersebut diduga digunakan sebagai tempat menyimpan senjata laras panjang atau sebagai celah pertahanan ketika benteng menghadapi ancaman dari luar.

Baca Juga: Makam Keramat Songkok di Mempawah Selalu Ramai Diziarahi, tetapi Tak Seorang Pun Tahu Siapa yang Terkubur

Keberadaan lubang-lubang itu semakin menambah nilai historis Benteng Kota Batu. Meskipun belum seluruh fungsinya terdokumentasi secara lengkap dalam catatan sejarah, bentuk dan posisinya menunjukkan benteng ini memang dirancang sebagai bagian dari sistem pertahanan pada masa Kerajaan Mempawah.

Berdampingan dengan Istana Amantubillah

Dari akun Tiktok @cemerlangvisua, menyebutkan Benteng Kota Batu berada di kawasan Desa Wisata Kerajaan Mempawah dan lokasinya berdampingan langsung dengan Istana Amantubillah.

Baca Juga: Cagar Budaya Ratusan Tahun di Mempawah Ini Masih Berdiri, Tapi Kondisinya Memprihatinkan

Kedekatan kedua bangunan bersejarah tersebut menunjukkan eratnya hubungan antara benteng sebagai sistem pertahanan dengan pusat pemerintahan Kerajaan Mempawah pada masa lampau.

Kini, pengunjung yang datang tidak hanya dapat menyaksikan Benteng Kota Batu, tetapi juga mengunjungi Istana Amantubillah dalam satu kawasan.

Perpaduan dua situs bersejarah ini menjadikan kawasan Kerajaan Mempawah sebagai destinasi wisata sejarah yang menawarkan pengalaman edukatif sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kalimantan Barat kepada masyarakat luas.

 

 

Editor : Silvina
benteng kota batu situs kerajaan mempawah materil benteng kota batu pasir pantai Istana Amantubillah