PONTIANAK POST – Warga Jalan Arifin Tarif, Gang Tulus, Kelurahan Terusan, Mempawah, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria yang tergantung di pohon mangga halaman rumah warga, Senin (27/7) sekitar pukul 07.10 WIB.
Kapolsek Mempawah Hilir Iptu Edi Marwan mengatakan, pihaknya menerima laporan masyarakat terkait penemuan mayat pria di halaman rumah warga bernama Punimin, RT 02/RW 15, Gang Tulus.
“Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama DF (41),” ungkap Edi.
Baca Juga: Sedikit Lagi Tak Tertolong, Warga Sanggau Berhasil Diselamatkan dari Percobaan Bunuh Diri
Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya, Ade, yang saat itu sedang menanam tanaman di halaman depan rumah.
“Saat menanam tanaman, saksi melihat sosok mayat tergantung di atas pohon mangga. Saksi kemudian memberitahukan temuan tersebut kepada warga dan pihak kepolisian,” jelasnya.
Setelah menerima laporan, petugas langsung mengamankan lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pengamatan di tempat kejadian perkara (TKP), korban diduga menggunakan kain sepanjang kurang lebih 150 sentimeter sebagai alat untuk menggantung diri.
“Kain tersebut terikat pada salah satu cabang pohon mangga, sedangkan ujung lainnya melilit pada leher korban hingga tubuh korban berada dalam posisi tergantung,” kata Edi.
Baca Juga: Lindungi Sumber Air Mempawah, Kanwil Kemenkum Kalbar Perkuat Dasar Hukum Pengelolaan Air Baku
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami tekanan psikologis setelah bercerai dengan istrinya pada 2024. Kondisi tersebut semakin berat setelah mantan istrinya menikah dengan pria lain.
Edi mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban masih menjalankan aktivitas seperti biasa. Pada Jumat (24/7), korban diketahui melaksanakan Salat Jumat bersama anaknya. Pada malam harinya, korban menitipkan anaknya ke rumah nenek.
“Pada Jumat malam, korban masih berkomunikasi dengan keluarga dan meminta dibelikan obat. Setelah itu, korban tidak lagi pulang ke rumah dan tidak dapat dihubungi,” ujarnya.
Hingga Sabtu (25/7), korban belum kembali ke rumah. Pihak keluarga kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Mapolres Mempawah dan melakukan pencarian di sejumlah lokasi yang diduga didatangi korban.
“Berdasarkan keterangan saksi, data, dan fakta yang ditemukan di lapangan, kuat dugaan korban meninggal akibat bunuh diri dengan cara gantung diri,” pungkas Edi. (wah)
Editor : Miftakhair