Kabut Asap Makin Pekat, Paroki Christophorus Sungai Pinyuh Bagikan Lebih dari 10 Ribu Masker

Wahyu Ismir Jartha Kusuma • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 13:36 WIB
Paroki Santo Christophorus membagikan masker kepada pengendara yang lewat di tugu jam Sungai Pinyuh.
Paroki Santo Christophorus membagikan masker kepada pengendara yang lewat di tugu jam Sungai Pinyuh.

PONTIANAK POST - Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi udara yang memburuk akibat kabut asap ditunjukkan Paroki Christophorus Sungai Pinyuh dengan membagikan ribuan masker kepada masyarakat, Minggu (30/8) pagi, di kawasan Tugu Jam Sungai Pinyuh.

Kegiatan tersebut tidak hanya melibatkan Bapak-Bapak Katolik (Bapakat), melainkan juga Ibu-ibu Katolik (Ikat) dan Orang Muda Katolik (OMK). Ketua Bapakat Paroki Christophorus Sungai Pinyuh, Pius Halokai, mengatakan pembagian masker merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat sekaligus menindaklanjuti imbauan Uskup Pontianak untuk membantu warga yang terdampak kondisi kabut asap.

“Ini merupakan imbauan dari Uskup Pontianak agar kami membantu masyarakat dengan membagikan masker. Saat ini kondisi Kalimantan Barat diselimuti kabut asap sehingga kualitas udara sangat tidak sehat,” ujar Pius.

Baca Juga: Kabut Asap Sambas Makin Pekat, Warga Terbelah: Ada yang Enggan Pakai Masker karena Tak Nyaman

Pembagian masker juga dilaksanakan di sejumlah lokasi lainnya di Kabupaten Mempawah, di antaranya Takong, Toho dan Anjongan. Secara keseluruhan, masker yang disalurkan dalam kegiatan sosial tersebut mencapai lebih  dari 10 ribu masker. Seluruh masker berasal dari bantuan para donatur yang turut menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di tengah bencana kabut asap.

“Kami berharap bencana asap ini segera berakhir dan masyarakat dapat melaksanakan aktivitas di luar secara normal,” harapnya. (wah)

Editor : Miftakhair
pembagian masker Kabut Asap Mempawah Paroki Christophorus Sungai Pinyuh Sungai Pinyuh aksi sosial