Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Milenial Ramaikan Konser Kebangsaan

Salman Busrah • Sabtu, 16 November 2019 | 02:31 WIB
KUNJUNGAN: GM PLN Kalbar, Ari Dartomo berfoto bersama Manajer Pontianak Post, Khairulrahman saat berkunjung ke dapur Redaksi Pontianak Post. 
KUNJUNGAN: GM PLN Kalbar, Ari Dartomo berfoto bersama Manajer Pontianak Post, Khairulrahman saat berkunjung ke dapur Redaksi Pontianak Post. 
PONTIANAK - Generasi milenial berbondong-bondong meramaikan Konser Kebangsaan di Taman Alun Kapuas, Jumat (15/11) malam. Konser ini digelar LPP RRI bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan, Kementerian Komunikasi dan lnformatika serta didukung oleh Pemerintah Provinsi Kalbar dan Pemkot Pontianak.

Dalam konser ini ada nuansa yang berbeda dari konser-konser pada umumnya. Ratusan penonton hadir mengenakan baju khas Kota Pontianak bermotifkan corak insang. Mereka ber-flash mob Tari Jepin Milenial sehingga menambah keseruan acara. Suasana malam itu semakin meriah dengan kibaran bendera merah putih dari para penonton.

Wulan, Artis Dangdut Pontianak mengawali tampilan dengan lagu Wulan Merindu, disusul lagu Dayang Haning.  Konser yang digelar untuk kali ke-14 itu bertambah semarak ketika lagu Mash Up Asian Game dibawakan She’s Bro, Band Indie Pontianak.

Tak sekadar menghibur, konser yang bertemakan toleransi wujud aksi bela negara ini juga ditujukan untuk menggelorakan semangat nasionalisme di kalangan masyarakat, terutama generasi muda. Mereka diajak menghargai musik tradisional hingga lagu-lagu perjuangan.

Dalam konser ini, seni musik tradisional memang ikut ditampilkan seperti penampilan Angklung dari Sanggar Svaragita Angklung Orchestra, persembahan tari japin, hingga kolaborasi seni musik Sape’ dan Toto All Star Big Band.

Penampilan Wahyu Selow, Rizki dan Ridho, dan Ario The Voice Indonesia juga ditunggu-tunggu para penonton. Mereka dibawa hanyut dalam bait lagu yang mengalun dengan indah. Semakin malam, penonton semakin ramai berdatangan karena tak ingin ketinggalan momen.

Musik dan lagu yang dimainkan malam itu berusaha memberikan pengaruh positif dalam membentuk persepsi masyarakat tentang nasionalisme. Khususnya mengajak masyarakat untuk terus aktif menjaga keutuhan NKRI.

Direktur Program dan Produksi LPP RRI, Soleman Yusuf menjelaskan Kota Pontianak dipilih sebagai tempat pelaksanaan konser karena memiliki banyak kekhasan serta kearifan lokal. Keunikan kota berjuluk ‘Kota Khatulistiwa’ itu dinilai layak untuk diekspos secara luas ke seluruh wilayah Indonesia bahkan mancanegara.

Dia mengatakan, Pontianak adalah mata air Indonesia. Beragam suku bangsa yang ada di kota ini merupakan satu kesatuan dalam bingkai NKRI. Semua menjunjung tinggi kebersamaan dalam menjaga kedamaian serta menjunjung tinggi toleransi. Menjunjung toleransi itu dinilai menjadi bagian dari menjaga Indonesia. Dia pun menyampaikan berbagai pesan kebangsaan melalui bait puisi yang dibacakan lantang di konser tersebut. (mrd)

  Editor : Salman Busrah
#konser