Ketua Panitia Perayaan Cap Go Meh Pontianak, Hendry Pangestu Lim menyebutkan, sebanyak 2.500 lampion yang disiapkan untuk Cap Go Meh Pontianak 2020. Dari jumlah itu sebagian lampion sudah terpasang.
Pemasangan lampion itu di sepanjang Jalan Gajah Mada, Jalan Pahlawan, Tanjungpura, dan Jalan Diponegoro. Seperti tahun sebelumnya, kawasan-kawan ini, utamanya di Jalan Gajah Mada dan Jalan Diponegoro sebagai pusat perayaan Cap Go Meh Pontianak.
Hendry menyebutkan proses perakitan lampion memakan waktu sekitar satu bulan. Jumlah pekerja yang dilibatkan dari perakitan hingga pemasangan sebanyak 25 orang. “Proses ini yang lama dan proses perakitan itu sudah selesai yang selanjutnya tinggal dipasang saja,” jelas dia.
Hendry menjelaskan ada sejumlah perbedaan yang disiapkan panitia pada Cap Go Meh saat ini dibandingkan tahun sebelumnya. Salah satunya lampion yang digunakan lebih lebih besar.
Perbedaan lainnya panitia juga memasang lampu hias pada tiang listrik di titik-titik pemasangan lampion. Pemasangan lampu itu diharapkan suasana perayaan terlebih semarak.
Sama dengan tahun sebelumnya pusat kuliner juga ditempatkan di Jalan Diponegoro. Perbedaanya hanya pada replika yang disiapkan. “Karena tahun ini adalah tahun tikus maka dibuatkan replika tikus dengan ukuran enam meter,” kata dia.
Selain itu panitia juga membuat replika naga emas sepanjang 46 meter. Proses dekorasi dilakukan tanggal 27 Januari 2020. Kemudian panitia juga menyiapkan kue keranjang dengan berat dua ton.
“Beratnya dua ton dengan kumpulan kue keranjang yang disusun membentuk pagoda,” kata Hendry.
Hendry menambahkan panitia terus mematangkan persiapan. “Persiapan sudah jalan 80 persen, tinggal 20 persen saja dan itu persiapan di lapangan seperti pendirian gerbang di Jalan Diponegoro dilakukan malam ini,” jelas Hendry.
Hendry berharap dengan Perayaan Cap Go Meh Pontianak seluruh masyarakat ikut berperan serta dalam perayaan ini sehingga semakin berkesan bagi wisatawan yang datang ke Kota Pontianak. (mse) Editor : Ari Aprianz