Turut hadir Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili dan Wakil Bupati Sambas Hairiah serta para pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sambas, tokoh masyarakat dan ratusan warga Kecamatan Pemangkat.
Ketua Pengurus Yayasan Masjid Besar At-Taqwa Pemangkat Uray Tajudin bersyukur pembangunan masjid yang sudah diimpikan ini akhirnya selesai dan diresmikan.
Bangunan masjid ini dikatakan sudah mengalami empat kali perubahan. Untuk yang terakhir ini masih perlu beberapa penyempurnaan. "Renovasi ini dimulai tahun 2010, kondisi saat ini 80 persen (rampung), menelan biaya sekitar Rp13 miliar," ungkapnya.
Dengan berdirinya masjid yang megah ini, ia mengajak seluruh masyarakat ikut memakmurkannya. "Saya ucapkan terima kasih kepada para donatur atas pertisipasi dan kerjasamanya hingga masjid ini menjadi seperti sekarang," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pembina Yayasan Masjid Besar At-Taqwa Pemangkat Arifidiar mengaku sudah cukup lama menanti masjid ini selesai dibangun. Penantian hampir 11 tahun akhirnya terbayarkan. Meski diakui masih ada beberapa segmen yang masih perlu penyelesian, seperti tempat wudhu, pagar dan bangunan TPA.
Ia bersyukur peran masyarakat sangat tinggi dalam pembangunan masjid ini. Terbukti dari total anggaran sekitar Rp13 miliar, Rp9 miliar diantaranya merupakan sumbangan dari umat. "Maka dari itu mari kita jaga bersama masjid ini dan dimakmurkan," pesannya.
Untuk penyempurnaan, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengaku siap membantu penyelesaian pagar masjid yang belum dibangun. Pemprov Kalbar akan membantu lewat dana hibah APBD yang nilainya sama dengan nilai pembangunan pagar.
Midji sapaan akrabnya ingin pagar masjid kebanggaan warga Pemangkat ini memiliki ciri khas. Dibangun dengan unsur ukiran kayu belian yang indah.
Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan soal program Pemprov untuk mencetak lima ribu penghafal Al-Qur'an. Kabupaten Sambas diharapkan bisa membantu mewujudkannya dan menyumbang banyak hafiz serta hafizah.(bar) Editor : Salman Busrah