Bantuan untuk ketiga kalinya dari Pengusaha Kalbar Peduli Kadin ini diterima langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Rumah Sakit Islam YARSI Pontianak Drs. Suhadi Sw.M.Si.di Kantor Ketua Kadin Kalimantan Barat Santioso.
Menurut Drs.Suhadi Sw.M.Si yang sangat dekat dengan insan media ini, bantuan sebelumnya dari Pengusaha Kalbar Peduli Kadin ini berupa uang 50 Juta, tiga Tangki Air dan Insya Allah, kedepan akan dibantu lagi Masker N95 yang sangat bermanfaat bagi para Dokter, Para Medis dan para petugas garis depan dalam penanganan Wabah Virus Corona.
Sebelumnya pada hari Senin (6/4) lalu, Yarsi juga mendapat bantuan dari Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada ( KAGAMA ) Kalimantan Barat, berupa 10 PCS baju Hazmat atau Alat Pelindung Diri ( APD ), 5 Pasang Shoe Cover, satu Liter Hand Sanitizer, 30 Tablet Vitamin dan 5 PCS Googles.
"Semua bantuan dicatat diinventarisir dan dilaporkan secara transparan dan akuntable," ujar Suhadi.
Penggunaan Alat Pelindung Diri bagi para Dokter dan petugas Medis digaris depan ini sangat dibutuhkan. Karena kalau ada Pasien Dalam Pengawasan ( PDP ) ada satu orang saja, maka APD yang harus diperlukan setiap harinya 16 PCS dan APD tersebut tidak bisa dipakai dua kali.
Oleh karena itu, Pengurus, Pembina dan Pengawas Yayasan Rumah Sakit Islam YARSI, bekerja keras mencari bantuan kesana kemari untuk mendapatkan APD tersebut.
"Kita semua tentunya sepakat bahwa para Dokter, Para Medis dan Tenaga Medis lainnya yang berada digaris depan dalam penangan Wabah Virus Corona, harus terlindungi dengan baik," jelas Suhadi.
Lanjutnya, "kita tidak menginginkan mereka Tumbang karena kurangnya APD."
Yayasan Rumah Sakit Islam YARSI Pontianak, masih memberikan peluang kepada para Donatur, dan mengetuk hati para Dermawan lainnya, menyisihkan sebagian keuntungan usahanya, untuk membantu memberikan Alat Pelindung Diri kepada Dokter, Para Medis dan petugas garis depan Penanganan Virus Corona.** Editor : Salman Busrah