kendaraan bermotor dengan plat nomor polisi (nopol) luar Provinsi Kalimantan Barat harus berganti jika sudah lama berada di daerah ini. "Terkecuali hanya lewat sebentar. Satu minggu atau dua minggu.
Ya tidak masalah. Tetapi kalau lama berada di Kalbar ada baiknya diganti plat KB. Ini juga demi kepentingan peningkatan Pajak Kendaraan Bermotor bagi daerah," katanya Senin(22/3) di Pontianak.
Menurutnya di Pontianak dan Kalbar memang cukup banyak berseliweran kendaraan non KB. Bukan karena kendaraan itu melintas antar provinsi, tapi memang sehari-hari kendaraan bernopol luar Kalbar kemungkinan tercatat milik warga yang berdomisili di Kalbar.
Dia tidak mempermasalahkan masyarakat maupun perusahaan hendak membeli kendaraan dari luar Kalbar. Terpenting, setelah dioperasionalkan di wilayah Kalimantan Barat, kendaraan tersebut nopolnya harus diganti menjadi nopol Kalbar.
Politisi PKB Kalbar ini menambahkan bahwa sangat penting kesadaran masyarakat terkait dengan nopol kendaraan. Sebab kendaraan setiap tahun harus dibayarkan pajaknya. Jika bernopol luar Kalbar, maka pajak yang dibayarkan itu masuk ke daerah lain. Padahal setiap hari berseliweran diatas jalan-jalan yang ada di Kalbar dan mencari uang juga di Kalbar.
"Ini hanya himbauan saja, mengajak dan menganjurkan. Karena memang tidak ada aturannya. Pertimbangannya, kita penduduk berkartu penduduk Kalbar, maka pajak kendaraan masuk ke Kalbar. Masa setiap hari berkeliling di Kalbar tetapi bayar pajaknya ke Jakarta atau kota lain. Jadi sangat kita sayangkan,” ujarnya.
Dia menambahkan memang sudah selayaknya masyarakat bisa berkontribusi membangun Kalbar. Komisi III meminta dinas teknis membantu dan memfasilitasi jika ada masyarakat atau perusahaan yang ingin berkonsultasi atau hendak berurusan pergantian nopol luar menjadi nopol Kalbar.
"Untuk kepengurusannya, bisa berurusan langsung ke Samsat atau Dispenda Kalbar," ujarnya.
Irsan menambahkan bahwa banyak kendaraan operasional perusahaan beroperasi di Kalbar, tetapi plat luar. Harusnya sudah berganti jika sudah lama menetap di Kalbar. Sebab, bagaimanapun jalan dipakai juga dari dana pajak masyarakat di Kalbar. "Tidak elaok juga lah, andai tetap mempergunakan plat nopol dari luar. Intinya silakan beli dimana saja. Tapi jika sudah di Kalbar, diganti menjadi KB," tukas dia.(den) Editor : Super_Admin