"Event Sail Karimata itu bisa menjadi modal Kayong Utara berpromosi. Menurut saya, pasca covid landai, Sail Karimata bisa digaungkan lagi," ujar Norsan kepada Pontianak Post, kemarin.
Pandangan Norsan, Sail Karimata merupakan event pengenalan potensi wisata di tanah Kayong Utara. Dia pribadi sudah bertandang ke Pulau Karimata. Potensi alamnya diakui dia, begitu menjanjikan.
Apabila pariwisatanya berjalan, dia yakin, akan mengundang banyak para pelancong. Korelasinya, menurut dia, tentu menambah PAD bagi Pemda Kayong Utara.
Untuk membangkitkan pariwisata Kayong Utara, ia meminta Pemda dapat berkoordinasi dengan Disporapar Provinsi Kalbar. Tujuannya, dikatakan dia, bagaimana membantu menggencarkan wisata di daerah Kayong Utara. "Seperti event di Paloh kemarin," ujarnya.
Untuk akses jalan, menuju Kayong Utara yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalbar dipastikan dia, sudah berjalan. Di tahun depan, juga dipastikan dia, akan dialokasikan anggarannya sehingga dapat tuntas di tahun depan.
Dengan mantapnya akses infrastruktur, diyakini dia, akan membuat pelancong semakin mudah datang ke Kayong Utara. Biaya dan tarif wisata di Kalbar, diungkapkan dia, juga tak begitu mahal. “Utamanya jika dibedakan dengan tarif wisata di Pulau Jawa,” pungkasnya. (iza) Editor : Misbahul Munir S