"Intensitas curah hujan cukup tinggi. Pasang air laut juga patut dipantau. Sebab jika hujan deras disertai pasang air laut, dapat menyebabkan banjir," ujar Anwar kepada Pontianak Post, Minggu (6/11). Apalagi memasuki November dan Desember, kondisi cuaca, diakui dia, kerap hujan. Masyarakat pun diminta dia untuk waspada lantaran banjir bisa saja datang kapan saja. Belum lagi angin puting beliung, yang menurut dia, biasanya saat hujan disertai dengan angin kencang, bisa terjadi.
“Peristiwa ini bukan sekali dua kali. Tak sedikit rumah yang atapnya porak poranda akibat angin puting beliung ini,” kata dia mengingatkan.
Pemerintah juga diharapkan dia, harus sigap dalam penanganan bencana. Diharapkan dia, bantuan tahap pertama kepada masyarakat sudah harus runut tindakannya. “Sehingga ketika menghadapi situasi sebenarnya petugas tak lagi bingung,” kata dia.
Menurutnya, penanganan bencana banjir dan puting beliung sudah harus dibuat perencanaan penanganannya. “Sebab kejadian ini terjadi tahunan,” kata dia.
Rentetan dari berbagai musibah, menurut dia, harus dicarikan solusinya. Sebab, ditegaskan dia, ketika benar-benar terjadi, ada jiwa yang harus ditangani. Belum lagi di sisi lain, diingatkan dia mengenai kondisi rumah warga yang rusak akiibat musibah tersebut.
"Semuanya harus terencana. Termasuk penanganan sebuah musibah. Dengan tertangani cepat, bisa meringankan orang yang terkena musibah," ujarnya. (iza) Editor : Syahriani Siregar