Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Warga Diminta Tak Bakar Lahan, Cuaca Panas Mendekati Ekstrem

Syahriani Siregar • Jumat, 14 April 2023 | 13:00 WIB
Sutarmidji, Gubernur Kalbar. (IST)
Sutarmidji, Gubernur Kalbar. (IST)
PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Kapuas Tahun 2023, Kamis (13/4). Dalam kesempatan itu dibahas berbagai hal terkait persiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Dibahas pula tentang potensi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) akibat cuaca panas yang mendekati ekstrem.

"(Tujuan rakor) supaya kita (pemprov), kepolisian, TNI dan kita semua yang bertugas dalam operasi ketupat ini bisa mengamankan, dan membuat nyaman pelaksanaan Idulfitri, maka yang bakar lahan untuk membuka lahan jangan dulu," ungkap Midji-sapaan karibnya.

Selain menahan pembakaran ladang untuk pertanian, Midji juga berharap masyarakat peduli dengan karhutla di wilayah sekitar masing-masing. Apalagi cuaca panas diperkirakan bakal berlangsung cukup lama.

"Ini panas juga, kemudian masyarakat harus peduli tentang itu (karhutla). Kalau ada titik api yang kecil, padamkan sendiri. Jangan sampai kita direpotkan itu, lalu mengurus yang lain juga," ujarnya.

Sementara untuk stok kebutuhan bahan pokok (bapok), Midji mengatakan pihaknya bersama dengan stakeholder terkait baru-baru ini telah melaksanakan Rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Ia memastikan, pemerintah provinsi (pemprov) terus berupaya agar kebutuhan bapok bagi masyarakat dalam menghadapi lebaran selalu tersedia.

"Semua Insyaallah bisa terkendali dan tersedia. Telur ayam ras sedikit naik karena kebutuhan, tapi persediaan mencukupi, daging ayam ras juga karena permintaan bertambah pasti ada kenaikan sedikit tapi tersedia, daging beku juga tersedia, daging sapi juga tersedia. Jadi semua kebutuhan selama lebaran tersedia aman," pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menyampaikan bahwa pada intinya rakor lintas sektor yang dipimpin gubernur bertujuan untuk melaporkan kesiapan pengamanan Lebaran dalam rangka Operasi Ketupat Kapuas Tahun 2023. Rakor ini juga untuk membicarakan bagaimana mempersiapkan, apabila ada suatu ancaman, dan hal lainnya.

"Kami juga sekaligus mengingatkan, dan tolong disosialisasikan ke masyarakat. Tadi sudah ada laporan dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), kita melakukan pengamanan Lebaran, juga dalam rangka cuaca yang kita hadapi, (sudah) mendekati panas ekstrem. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, sehingga bisa menyebabkan kebakaran (karhutla)," pesannya.

Kapolda juga mengimbau kepada masyarakat dalam rangka mudik, dan liburan Lebaran agar berhati-hati. Pihaknya bersama stakeholder terkait memastikan akan mencari cara agar arus mudik bisa terurai dengan baik, dan pelaksanaannya lancar. "Walaupun PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) telah dicabut, kami imbau masyarakat tetap menjaga kesehatan," katanya.

Untuk Operasi Ketupat Kapuas Tahun 2023 sendiri, ia menyebutkan ada 1.300 lebih personel yang dipersiapkan untuk pengamanan dari tiap kabupaten/kota. Sementara demi keselamatan berlalu-lintas, pihaknya juga berupaya untuk terus mendorong masyarakat melaksanakan mudik dengan tertib. Salah satunya dengan mempersiapkan program mudik gratis yang melayani hingga empat rute tujuan se-Kalbar.

"Kami harapkan masyarakat agar tidak terjadi penumpukan di beberapa tempat terminal, dan kami harapkan masyarakat bisa bergabung dengan mudik gratis," tutupnya. (bar) Editor : Syahriani Siregar
#cuaca panas #bakar lahan #Ekstrem #sutarmidji