PONTIANAK - Stanley Gunawan, pelajar Gembala Baik Kelas XII MIPA Plus berhasil menyabet medali emas bidang fisika dalam final Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2023 yang diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi yang berlangsung secara luring (onsite) di Bogor, Jawa Barat pada 27 Agustus – 2 September 2023.
Perjuangan Stanley dimulai dengan mengikuti seleksi OSN SMA/MA tingkat kota/kabupaten yang berlangsung secara daring (online) pada 4–6 April 2023. Putra bungsu dari pasangan Djong Kim Nen dan Lay Djan Mie ini harus bersaing dengan 30.608 peserta bidang fisika se-Indonesia untuk bisa lolos seleksi tahap berikutnya. Seleksi tingkat kota/kabupaten berhasil menyaring 2.023 peserta yang memenuhi passing grade dimana satu diantaranya adalah Stanley.
Seleksi OSN SMA/MA tingkat provinsi yang juga berlangsung secara daring pada 5–8 Juni 2023 menyisakan 96 orang finalis bidang fisika berasal dari 38 provinsi se-Indonesia dan dari Sekolah Luar Negeri (SLN) seperti tertera pada Lampiran Surat Keputusan Kepala BPTI Kemendikbudristek tertanggal 21 Juni 2023.
“OSN tahun ini adalah keikutsertaan kedua bagi Stanley dimana pada tahun sebelumnya saat Kelas X baru bisa lolos sampai tingkat provinsi,” ungkap Ronny Sitohang S.Pd selaku guru pembimbing saat ditemui di Bandara Supadio selesai acara penyambutan.
Untuk OSN 2023 Tingkat SMA/MA, provinsi Kalimantan Barat diwakili oleh 17 peserta pada bidang astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, kebumian, informatika/komputer, kimia, dan matematika.
“Jika tidak salah catat saat pengumuman, Provinsi Kalbar memperoleh 2 medali emas pada bidang fisika dan kebumian, dan 4 perunggu untuk bidang fisika, kebumian, ekonomi, dan matematika,” cerita Fransiskus Sabianto, S.Pd selaku guru pendamping dari SMA Gembala Baik.
Setelah tiba kembali di Pontianak, Stanley masih menyimpan rasa tidak percayanya telah memperoleh medali emas karena tidak pernah menargetkan medali emas.
Saat selesai pembacaan semua peraih medali perunggu dan medali perak bidang fisika, Stanley sudah tidak antusias lagi untuk mendengarkan pembacaan peraih medali apalagi tiga nama peraih emas yang diumumkan juga bukan namanya.
“Hanya ada lima medali emas untuk setiap bidang dan nama saya disebut dua terakhir kata Pak Sabianto,” ungkap Stanley pelajar kelahiran Serukam.
Kepala SMA Gembala Baik Pontianak Anastasia Kran, S.Ag yang menyambut kepulangan Stanley dan guru pendamping mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang memungkinkan tercapainya prestasi nasional ini.
“Terima kasih atas bantuan doa restu pastor pengurus yayasan, doa dari pengawas pembina dari dinas pendidikan provinsi pak Hasyimi, motivasi ketua komite sekolah pak Ami, bimbingan dan arahan dari guru pembimbing dan pendamping, dispensasi dan bantuan dari dewan guru beserta staf, kepercayaan dari orang tua Stanley, serta kerjasama dari ketua rombongan ibu Annes dan seluruh anggota rombongan OSN Kalbar,” ucap kepala sekolah yang mempunyai nama biara Suster Dionesia, KFS ini.
“Mohon doa restu bagi Stanley yang akan mengikuti tahapan pembinaan nasional dan seleksi lima besar untuk mengikuti olimpiade fisika tingkat internasional di waktu yang akan datang,” tambahnya lagi. (ser/r)
Editor : A'an