KAPUAS HULU - Bunda GenRe Provinsi Kalimantan Barat Windy Prihatsari minta Bunda GenRe di Kabupaten Kota turut berperan dalam membantu pemerintah menurunkan angka stunting. Iapun mengajak dalam penurunan stunting langsung ke sasaran.
"Para Duta GenRe yang ada di Kabupaten Kota termasuk Bunda GenRe nya harus turun ke lapangan membantu pemerintah menurunkan angka stunting," kata Windy usai mengukuhkan Bunda GenRe Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (11/10) malam.
Pandangan Windy, para Bunda GenRe di 14 Kabupaten Kota ini sudah banyak berbuat dalam program-programnya. Seperti di Kabupaten Kapuas Hulu ini, Bunda dan anak GenRe sudah melaksanakan banyak kegiatan.
Salah satunya sosialisasi pencegahan stunting pada remaja di desa wisata. Ia ingin dalam berpromosi wisata juga sekaligus memberikan pemahaman para pemuda di Kalbar untuk turut bersama menurunkan stunting ini.
Kepala Disporapar Kalbar itu melanjutkan pemahaman tentang stunting dari remaja perlu ditanamkan agar mereka mengerti tentang bahaya stunting.
Apalagi kata dia, para remaja ini merupakan calon ibu. Sehingga jika mereka sudah memiliki pengetahuan kesehatan reproduksi sudah pasti akan mampu dalam mencegah terjadinya stunting.
Sebagai Ketua Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Barat dalam upayanya menurunkan stunting, ia juga melakukan tinjauan ke posyandu.
Pada kunjungannya ke Kapuas Hulu, ia turut melihat langsung teman-teman kader posyandu dalam memberikan pelayanan pada ibu yang memiliki bayi.
Dalam pemberian asupan makanan, sangat penting bagi bayi untuk diberikan makanan bergizi dengan sumber protein yang banyak.
"Di Kapuas Hulu ini kaya hasil ikan. Ikan memiliki sumber protein yang banyak. Jika sering mengkonsumsi protein, maka dapat mencegah stunting," katanya.
Pada kesempatan itu, Windy juga bertemu dengan teman-teman PKK Kapuas Hulu sampai tingkat desa.
"Saya sampaikan pada kader PKK untuk mendampingi masyarakat. Berikan pemahaman dan sosialisasikan pencegahan stunting," katanya.
Pesan PJ Gubernur Kalbar juga ingin dalam pencegahan stunting jangan terlalu banyak pertemuan. Namun lebih baik intervensinya langsung ke titik sasaran.(iza)
Editor : A'an