PONTIANAK - Festival Drumband Pelajar Tingkat SD, SMP, SMA sederajat kolaborasi Pontianak Post dan Pemerintah Kota Pontianak dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Pontianak ke-252 kembali dihelat, Minggu (29/10). Di tahun ini terdapat 14 tim drumband ikut serta.
Gelaran tahunan Pontianak Post ini, sejak pagi sudah dipenuhi oleh para peserta. Mereka berkumpul di Gedung Graha Pena untuk bersiap beratraksi di Jalan Gajah Mada Kecamatan Pontianak Selatan.
Beraneka macam penampilan yang disuguhkan oleh para peserta. Begitu khas. Ada yang mengenakan pakaian adat melayu Kota Pontianak. Ada juga yang menampilkan batik khas Indonesia. Beberapa lagi juga mengenakan seragam TNI.
Fatan salah satu peserta lomba drumband perwakilan SMPN 19 Pontianak menuturkan, persiapan untuk ikut serta dalam lomba ini sudah dilakukan jauh hari. Setiap minggu melalui ekstrakurikuler di sekolahnya, dua hari dalam seminggu ia rutin latihan. Jelang hari pelaksanaan lomba ini, ia bersama teman-teman semakin intens latihan. Dalam seminggu bisa setiap hari latihan.
Ia pribadi baru kali pertama ikut dalam lomba drumband ini. Satu sisi perasaannya sangat senang. Namun di sisi lain, ia agak grogi, sebab banyak masyarakat menonton lomba ini.
Meski begitu, secara keseluruhan ia sudah siap untuk beratraksi. Memainkan perannya sebagai pemain snare drum mengitari Jalan Gajah Mada yang sudah ditunggu oleh para masyarakat yang ingin melihat aksinya.
Salah satu penonton Amira sangat senang melihat lomba drumband. Ini merupakan kali pertamanya melihat lomba drumband dengan peserta dan penonton seramai ini. Setiap penampilan drumband juga khas. Mayoret sebagai pemimpin di tim drumband juga betul-betul menjadi pembeda. Belum lagi hentakan musik yang mereka mainkan. Membuat penonton bersorak sorai. “Seru,” katanya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono usai membuka lomba drumband tingkat SD, SMP dan SMA sederajat, menuturkan bahwa kegiatan ini sangat kreatif dan inovatif.
Acara tahunan ini beberapa tahun lalu sempat ditiadakan akibat pandemi Covid-19, kini kembali dihelat.
Ia melihat animo peserta cukup tinggi. Para penonton yang menyaksikan begitu ramai. Jalan Gajah Mada menjadi ajang para peserta drumband untuk mengasah bakatnya.
Namun di tahun ini untuk gelaran fashion show justru belum bisa diselenggarakan. Edi berharap di tahun depan fashion show dan drumband menjadi satu rangkaian kegiatan karena event ini sangat positif dalam pengembangan ide dan kreativitas pelajar. Dengan adanya kegiatan ini diyakini bisa menekan hal-hal negatif.
Dia menambahkan adanya lomba drumband juga menguntungkan para pelaku UMKM. Saat kegiatan, cukup banyak pelaku UMKM yang berjualan di tepian jalan, tak jauh dari lokasi lomba. Dengan adanya lomba drumband ini pelaku UMKM juga mendapatkan rezeki.(iza)
Editor : A'an