PONTIANAK - Tetap ada orang baik, pada satu tempat dan satu lokasi. Hal ini yang dilakukan Hj. Wina Handayani Pengurus Yayasan Peduli Masyarakat Khatulistiwa, sekaligus Ketua Majelis Taklim di Kota Pontianak.
Setiap hari Rabu, sejak tahun 2019 hingga 2024 sekarang, ratusan bungkusan makanan gratis dibagikan kepada siapa saja. Tak peduli kaya atau miskin, gebrakan tersebut dilakukannya di Ruko, Jalan Perdana, Pontianak Selatan.
Pontianak Post yang bertandang langsung bersama Ketua Fraksi Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Barat melihat pembagian bungkusan makan gratis bagi siapa saja.
"Ini semacam menjadi oase bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan. Di dalamnya terasa nuansa kehangatan, kekeluargaan menyenangkan, dengan meja-meja tersusun rapi.
Satu persatu masyarakat menerima makanan gratis setiap hari Rabu," ucap Heri Mustamin anggota DPRD Kalbar dapil Kota Pontianak baru-baru ini.
Heri Mustamin sendiri memberikan apresiasi setinggi-tingginya dengan kegiatan rutin makan siang gratis yang sudah dilakukan sejak tahun 2019 silam ini.
Memberi makan masyarakat sebagai bentuk kepedulian Hj. Wina, yang juga sebagai kader golkar dan patut ditiru siapa saja.
"Harapannya tentu berbagi kepada masyarakat harus terus dilakukan, kepada siapa saja tanpa pandang bulu.
Rumah makan gratis ini sudah hampir 3 tahun berjalan. Saya ingatkan tidak ada unsur politik. Yang ada di sini ikhlas dan bentuk kepedulian," ucapnya.
Terpisah, Hj Wina Handayani mengaku patut bersyukur kegiatan Rumah Makan Gratis masyarakat ini, sudah berjalan 3 tahun.
Sejak awal Covid 2019 mendera, dirinya tergugah saat mendengar ekonomi warga kecil terjatuh pada titik nadir. Maka, lewat majelis taklim, ia bersama kawan-kawannya berpikir.
"Dari pemikiran tersebutlah akhirnya muncul gerakan berbagi makanan kepada saudara-saudara yang belum beruntung. Akhirnya, kami royongan dan mulai.
Mulai dari 100 porsi, 150 hingga 400 porsi. Pernah juga tembus 1000 porsi makanan. Itu kami lakukan swadaya," ucapnya.
Karena Rumah Makan Gratis murni datangnya dari niat baik dan tulis, maka didirikanlah Yayasan Peduli Masyarakat Khatulistiwa. Semua kegiatannya bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Untuk menghidupkan kegiatan seperti pemberian makan gratis ini, dananya datang dari kawan-kawan. Ada yang menyumbang dana ada juga menyumbang tenaga dan pikiran. Semuanya selama ini berjalan baik.
"Makanya, ketika memberi makan gratis tanpa pandang bulu kepada siapapun, kami hanya yakin Allah SWT tetap membantu niat baik ini. Oleh karena itu, gebrakan ini tetap berjalan hingga sekarang," ujar dia.
Wina yang juga Caleg Golkar DPRD Kota Pontianak ini menambahkan bahwa makanan gratis ini diperuntukan kepada siapa saja. Baik yang kaya, atau miskin, silahkan mampir dan datang.
Meski sering kewalahan dikarenakan membludaknya para pengunjung, tetapi makanan gratis tetap selalu tersedia kepada yang membutuhkan.
Bahkan dirinya juga membuka diri kepada warga berkemampuan apabila ingin membantu.
"Ini semata-mata supaya volume bungkusan lebih banyak. Lebih banyak juga yang menerima," pungkas dia.(den)
Editor : A'an