PONTIANAK - Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka melakukan safari politik ke Kalimantan Barat, kemarin.
Di Kota Khatulistiwa, Gibran memiliki beberapa agenda, di antaranya berdialog dengan sejumlah pelaku ekonomi kreatif.
Dia juga menyambangi permukiman warga di pinggiran Sungai Kapuas.
Kedatangan Gibran di bantaran Sungai Kapuas disambut antusias oleh masyarakat.
Dia membawa sejumlah buku tulis yang kemudian dibagikan kepada anak-anak di area waterfront.
Gibran juga menyusuri jalan setapak sambil menyapa warga. Sesekali dia berhenti untuk membagikan buku, menerima ajakan foto, dan menyalami masyarakat.
Gibran juga sempat singgah ke sebuah warung yang menjual berbagai jenis kue. Di situ Gibran membeli kue talam ebi, makanan khas Tionghoa Pontianak.
Setelah itu, Gibran mengunjungi Rumah Kepompong Melayu, melihat sejumlah produk batik yang dibuat oleh pengrajin lokal dan menerima aspirasi yang disampaikan oleh warga sekitar.
Selanjutnya sekitar pukul 20.00 WIB, Gibran menghadiri kegiatan bersama anak muda di Pontianak bertajuk ‘Gibran Mendengar’.
Kegiatan itu digelar di Aming Coffee, Jalan Putri Candramidi. Kegiatan ‘Gibran Mendengar’ ini mengumpulkan sejumlah anak muda kreatif di Pontianak untuk berdialog dan menyampaikan aspirasinya.
Sebelum dimulai kegiatan, Gibran yang ditemani Owner Aming Coffee, Limin Wong pergi ke kasir untuk memesan langsung kopi dan makanan yang diinginkan.
“Tadi Gibran pesan kopi boba, teh tarik, dan tahu goreng. Mas Gibran bilang cocok kopinya, tidak terlalu manis dan tidak terlalu pahit juga katanya,” kata Limin.
Gibran membayar sendiri pesanannya di kasir dengan menggunakan Qris. Setelah itu, dia melihat pembuatan kopi di Aming yang masih menggunakan proses tradisional atau dengan cara disaring.
“Gibran juga bilang kalau dia suka lihat kopinya masih dibuat dengan cara tradisional,” sebutnya.
Setelah itu, Limin memperlihatkan foto-foto Jokowi saat menyambangi Aming Coffee di Pontianak. Limin mengatakan, Gibran sempat nostalgia melihat foto-foto bapaknya.
“Tadi juga saya lihatkan foto-foto Pak Jokowi yang dipajang. Mas Gibran bilang sempat ngerasa nostalgia,” tukasnya.
Dalam kunjungannya ke Kalbar ini, Gibran juga menyinggung soal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur yang belakangan sering dibicarakan oleh elite politik.
Dia berharap pembangunan IKN nanti dapat berdampak positif terhadap pembangunan di daerah lain di Kalimantan, termasuk Kalbar.
“Saya dua hari ini kan ke IKN. Saya ingin melihat bagaimana nanti pembangunan IKN ke depan. Ini bisa menjadi cikal bakal pembangunan. Jadi ngefeknya bisa ke Balikpapan, Pontianak, Singkawang, semua yang ada di sini,” kata Gibran.
Sebelumnya, Gibran juga menyambangi sejumlah tempat di Kota Singkawang, yakni Masjid Raya Singkawang dan Vihara Tri Dharma Bumi Raya.
Di sana Gibran bertemu dengan pengurus dan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat.
Tak hanya itu, Gibran yang didampingi oleh Grace Natali dan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Kalbar, Maman Abdurrahman juga mengunjungi Cagar Budaya Rumah Keluarga Thjia.
Gibran menilai Singkawang sebagai kota percontohan yang penuh toleransi dan dia mengapresiasi kerukunan di masyarakat.
“Untuk masalah komunikasi antar etnis, antar tokoh agama, kami mengikuti Kota Singkawang. Singkawang ini luar biasa, jadi percontohan,” katanya.
Dalam kunjungannya, Gibran juga melihat-lihat produk UMKM Singkawang dan berbincang dengan para pelaku usaha.
Menurut dia, UMKM Singkawang memerlukan inkubasi agar bisa terus berkembang.
“Biar bisa dikawal dari A sampai Z. Produknya, kemasannya, digital marketingnya, brandingnya. Nanti bisa dicarikan off takernya,” ucap Gibran. (mdy)
Editor : Syahriani Siregar