Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Terjadi Kenaikan Penumpang Kapal Laut Jelang Natal dan Libur Tahun Baru

Syahriani Siregar • Selasa, 19 Desember 2023 | 14:27 WIB
Jelang perayaan Natal dan libur tahun baru terdapat kenaikan 20 sampai 30 persen penumpang kapal Dharma Lautan Utama rute Pontianak-Semarang.
Jelang perayaan Natal dan libur tahun baru terdapat kenaikan 20 sampai 30 persen penumpang kapal Dharma Lautan Utama rute Pontianak-Semarang.

PONTIANAK - Jelang perayaan Natal dan libur tahun baru terdapat kenaikan 20 sampai 30 persen penumpang kapal Dharma Lautan Utama rute Pontianak-Semarang.

Diperkirakan kenaikan masih akan terjadi di tanggal 20 sampai 25 Desember ini.

Demikian dikatakan Manajer PT Dharma Lautan Utama Pontianak, Fitri Cutyadi kepada Pontianak Post, Senin (18/12).

"Kenaikan penumpang sudah terjadi sejak minggu kedua bulan Desember lalu, tujuan Pontianak-Semarang. Selain momen perayaan natal dan libur tahun baru, kenaikan penumpang ini juga bertepatan dengan libur sekolah," ujar Fitri.

Kenaikan penumpang tujuan Pontianak-Semarang sudah mencapai 20 persen dari hari normal.

Itu terjadi sejak 12 Desember lalu. Perkiraannya di 20 dan 25 Desember mendatang lonjakan penumpang ini masih akan terasa.

Faktor tingginya penumpang saat ini juga bisa dikarenakan harga tiket pesawat mahal.

Sehingga para penumpang mengambil alternatif lain dengan pulang menggunakan kapal.

Selain itu dengan menggunakan kapal para penumpang juga bisa membawa kendaraan pribadi. 

Dia melanjutkan untuk kedatangan penumpang dari Semarang ke Pontianak juga mengalami kenaikan 10 persen.

Tidak sebesar Pontianak memang. Tetapi geliat kenaikan ini juga membuat pihaknya melakukan kerja ekstra dalam memberikan pelayanan nyaman pada penumpang.

Kemudian untuk angkutan kendaraan dan bahan angkutan logistik kata dia cenderung stabil.

Ia berharap, distribusi stok pangan dari Jawa tetap terpenuhi. Sehingga pasokan stok untuk Kota Pontianak dalam keadaan aman.

Dia menambahkan karena terjadi peningkatan penumpang di bulan ini, kemudian karena terbatasnya kapasitas maka diminta penunpang untuk membeli tiket lebih awal begitu juga ketika akan pulang kembali ke Pontianak.

"Untuk pembelian tiket DLU bisa di lakukan melalui aplikasi DLU feri atau datang ke kantor cabang PT. Dharma Lautan Utama di mana saja. Saat ini harga tiket naik sepuluh persen dari harga normal, kisaran Rp460 ribu," katanya.

Sementara itu, Pelindo Regional 2 mencatat ada 1.163 kapal yang masuk ke Pelabuhan Dwikora Pontianak, yang terhitung hingga Oktober 2023.

General Manager Pelindo Regional 2 Pontianak, Hambar Wiyadi mengatakan kapal yang masuk itu didominasi kapal atau tongkang petikemas (52,4 persen).

Sedangkan kapal ro-ro 21,8 persen dan kapal atau tongkang general cargo sebanyak 12,5 persen.

Sementara arus peti kemas per Oktober 2023 sebesar 205 ribu teus. Komposisi 9,8 persen ekspor dan 90,2 persen kebutuhan domestik.

"Jumlah kunjungan kapal menurun, tetapi gross tonnage (GT) kapal naik. Bertumbuh dengan menggunakan kapal lebih besar, muatan lebih banyak dengan rata-rata 3.980 GT per kapal," kata Hambar di Pontianak, kemarin.

Sementara aktivitas kapal Ro-Ro di Pelabuhan Dwikora Pontianak per Oktober 2023 mengangkut 126 ribu unit truck.

"Semakin banyak truk muatan kapal Ro-Ro, berdampak penurunan peti kemas domestik, karena truck muatan kapal Ro-Ro lebih menarik karena paket sampai gudang atau pabrik penerima (Door to Door), dan selain itu truk muatan kapal Ro-Ro memiliki tantangan di Over Dimension Overloading (ODOL)," jelasnya.

Sedangkan untuk terminal kijing untuk layanan non peti kemas, ada 380 kapal yang masuk per Oktober 2023.

Muatannya sebesar 1.361.301 GT. Jika dilihat dari jenis kapal masih didominasi tongkang curah cair sebanyak 178 unit atau sekitar 54,3 persen. Sedangkan kapal curah cair 29,6 persen atau sekitar 97 unit.

Lalu kapal general cargo sebanyak 30 unit atau sekitar 9,1 persen. Terakhir kapal curah kering sebanyak 23 unit atau sekitar 7 persen.

"Rasio kapal untuk domestik 69,8 persen. Lalu internasional 30,2 persen," terang Hambar.

Kemudian khusus curah cair, data per Oktober 2023 sebanyak 1.354.824 metrik ton. Lalu curah kering sebanyak 102.170 metrik ton.

Kemudian general cargo 169.456 metrik ton. Jika berbicara ekspor, dari Pelabuhan Kijing sebanyak 1.668.040 ton yang terhitung dari Agustus 2020 hingga Oktober 2023.

"Jika hanya di periode 2023 hingga Bulan Oktober sebanyak 754.131 ton," sebut Hambar.

Kalau khusus Impor, periode 2022 hingga Oktober 2023 sebanyak 168.890 ton. Jika yang dihitung banyak periode 2023 hingga Oktober sebanyak 152.396 ton.

Komoditas yang diimpor masih berupa barang proyek sebanyak 82.070 ton. Lalu Methanol sebanyak 29.610 ton. Kemudian beras 24.636 ton dan pupuk 20.835 ton.

Lebih lanjut Hambar menyampaikan khusus bongkar muat CPO di Pelabuhan Kijing, selain asal dari Kalbar juga dari provinsi lain di Kalimantan, Jawa dan Sumatra.

Seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Jakarta, Jawa Timur, Kaltim, Kalteng, dan Kalsel. (iza/mse) 

Editor : Syahriani Siregar
#kapal laut #dharma lautan utama