Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemkot Minta Warga Pontianak Waspada Cuaca Ekstrem

Syahriani Siregar • Sabtu, 6 Januari 2024 | 16:16 WIB
Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan.

PONTIANAK - Kondisi cuaca yang kerap tak menentu turut menjadi perhatian Penjabat Wali Kota Pontianak, Ani Sofyan.

Ia meminta agar masyarakat dapat menjaga kesehatan serta mengantisipasi ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan akibat cuaca yang buruk ini.

“Kita bersyukur cuaca di Kota Pontianak diberikan hujan dan panas. Ini berkah tinggal bagaimana manusia mensyukurinya. Pesan saya masyarakat dapat menjaga kesehatan dan dapat mengantisipasi ketika cuaca buruk menerpa kota ini,” ujar Ani Sofyan, Jumat (5/1).

Kondisi peralihan cuaca yang tak menentu ini juga berpengaruh pada kesehatan masyarakat.

Sebab jika masyarakat tak pandai menjaga kondisi tubuhnya, bukan tak mungkin akan sakit.

Sama juga dengan kondisi rumah-rumah masyarakat Kota Pontianak. Pastinya juga mesti diantisipasi.

Kota Pontianak ini rentan dengan angin puting beliung. Ini terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang.

Wilayah yang rawan pastinya di tepian Sunga Kapuas. Selain itu tak menutup kemungkinan daerah lainnya juga mesti waspada dengan ancaman puting beliung ini.

Caranya dengan memperkuat pondasi rumah-rumah warga. Seningga saat angin puting beliung melanda Kota Pontianak, kekuatan atap-atap rumah dapat tahan dari terjangan angin puting beliung ini.

Ia juga menyorot soal harga kebutuhan pokok dampak dari kondisi cuaca yang tak menentu.

Pastinya, ketika cuaca sedang tak bagus, dapat mempengaruhi harga kebutuhan pangan.

Sebab sebagian kebutuhan pokok di Kota Pontianak ini juga didatangkan dari Pulau Jawa.

Jika gelombang laut tengah tinggi dan angin kencang. Pastinya untuk kapal berlayar juga bisa tertunda. Alhasil pasokan kebutuhan pokok ke Pontianak bisa tertunda.

Ini yang mempengaruhi kenaikan harga sebagian sembako.

Untuk minggu lalu, dari laporan yang ia dapatkan memang terjadi kenaikan dibeberapa komoditi pokok. Namun tak tinggi. Tetapi ada juga komoditi yang harganya turun.

Tapi sejauh ini stok pangan masih aman dan tercukupi. Inflasi di Kota Pontianak juga masih normal.

Iapun minta agar tim pengendali inflasi untuk melakukan peninjauan di pasar tradisional dengan rutin.

Sehingga ketika terdapat gejala kenaikan pada kebutuhan pokok pemerintah dapat melakukan ansitipasi menekan gejolak harga. (iza) 

Editor : Syahriani Siregar
#pemkot pontianak #sungai kapuas #Ekstrem #cuaca