PONTIANAK - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pontianak Ridwan mengatakan Bawaslu akan tetap mengawal semua proses penghitungan suara agar tetap menjaga demokrasi yang ada.
Ridwan menyampaikan itu saat mengisi diskusi yang digelar Youth Democracy Forum (YDF) di Tegak Lurus Pancasila, kemarin.
Narasumber lainnya Komisioner KPU Pontianak Abdul Haris menyampaikan bahwa Si rekap adalah aplikasi yang dibuat KPU untuk menunjukkan hitung cepat Pemilu kepada rakyat, tetapi bukanlah hasil pasti dari pemilu.
"Melainkan menunggu real count dari hitung C Hasil yang dihitung oleh KPU,” kata Haris di sela-sela diskusi.
Dalam diskusi tersebut, anak-anak muda Kalbar menyatakan mengajak semua elemen masyarakat menunggu keputusan resmi Komisi Pemilihan Umum dan tidak terprovokasi maupun memprovokasi tentang hasil Pemilu 2024.
Semua pihak juga diajak mematuhi dan menaati segala ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan Pemilu tahun 2024 sesuai koridor hukum yang berlaku.
"Anak-anak muda Kalbar juga berterima kasih kepada Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu, dan seluruh masyarakat yang telah menjalankan tugasnya dan berkontribusi dalam mengawal jalannya Pemilu 2024 yang jujur, adil, aman dan kondusif di Kota Pontianak," imbuh Ariga sebagai Penanggung jawab YDF.
Lain tempat ratusan Kader Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) melakukan Aksi Damai di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu (28/2), sekitar Pukul 14.00.
Selanjutnya, massa IMM juga melakukan Aksi Damai di Halaman depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, hingga pukul 15.00 WIB.
Kedatangan Masa Aksi Damai diterima baik oleh KPU dan Bawaslu Kalimantan Barat.
Aksi Damai bertajuk "Terimakasih Pahlawan Demokrasi" ini ditujukan kepada Badan Adhoc Pelenyelenggara Pemilu 2024 beserta KPU dan Bawaslu yang telah melaksaksanakan Pemilu yang tertib dan damai.
Aliansi yang tergabung dalam aksi adalah kader IMM se-Kalimantan Barat sebanyak 100 orang masa aksi, memberikan apresiasi telah melaksanakan penuh dengan akuntabel dan integritas yang tinggi.
Pada aksinya mereka serempak menyuarakan ucapan terimakasih untuk mengapresiasi kinerja Badan Adhoc Penyelenggara, KPU dan Bawaslu.
Adapun ketiga poin yang disampaikan oleh massa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah saat melakukan Aksi Damai di Kantor KPU dan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat, yakni sebagai berikut:
Pertama; menyampaikan terima kasih kepada para Pahlawan Demokrasi KPPS, PPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota dan KPU Provinsi Kalimantan Barat serta PTPS, PKD, Panwascam, Bawaslu Kabupaten/Kota dan Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga netralitas dan keberlangsungan Pemilu.
Kedua; mengajak semua pihak untuk tidak memprovokasi atau terprovokasi tentang hasil Pemilu 2024, sampai adanya keputusan resmi dari KPU.
Ketiga; mematuhi dan mentaati segala bentuk ketentuan yang berlaku serta menyelesaikan permasalahan Pemilu tahun 2024 sesuai koridor hukum.
Ketua Umum DPD IMM KALBAR, Immawan Ari Saputra mengatakan, aksi ini merupakan bentuk penghargaan yang diberikan untuk Pahlawan Demokrasi yang sudah mendedikasikan diri untuk mensukseskan Pemilu 2024.
"Apresiasi ini ditujukan kepada KPPS, PPS, PPK dan KPU serta PTPS, PKD, Panwascam dan Bawaslu. “Kami mengapresiasi peran penting petugas dalam memastikan proses Pemilihan yang adil dan transparan," katanya.
Terpisah, Ketua KPU Kalimantan Barat, Muhammad Syarifuddin Budi menyambut baik dan menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas Aksi Damai yang dilakukan oleh massa Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kalimantan Barat yang telah mendukung KPU dalam Pemilu 2024.
“Kami apresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada massa DPD IMM Provinsi Kalimantan Barat yang sudah datang ke Kantor KPU untuk dukungan, agar KPU bertindak dengan integritas tinggi mengawal Pemilu yang jujur dan adil. Saya kira itu sesuatu yang luar biasa, teman-teman adalah tamu yang istimewa untuk memastikan bisa mengawal proses demokrasi di Kalimantan Barat dengan baik,” ungkap Muhammad Syarifuddin Budi.
Sebagai informasi, aksi damai tersebut diakhiri dengan penyerahan Piagam Penghargaan sebagai bentuk apresiasi dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.
Mereka mengapresiasi atas apa yang sudah diupayakan oleh penyelenggara dan pengawas Pemilu dalam mensukseskan Pemilu 2024 yang damai.
Penghargaan itu diberikan langsung oleh oleh Ari Saputra selaku Korlap sekaligus Ketua DPD IMM Kalimantan Barat kepada Muhammad Syarifuddin Budi selaku Ketua KPU Provinsi Kalimantan Barat. (mse)
Editor : Syahriani Siregar