PONTIANAK - Anggota DPRD Kalbar dari dapil Kubu Raya-Mempawah, Suib direkomendasikan DPP Hanura untuk maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kalbar 2024-2029 yang bakalan dihelat pada 27 November 2024 mendatang.
Surat rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Oedang di Jakarta, Kamis 23 Mei 2024, secara serentak se-Indonesia kepada seluruh bakal calon kepala daerah yang akan diusung Hanura.
Terkait Surat Rekomendasi tersebut, Suib yang juga Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Hanura Kalbar mengatakan memang benar dirinya direkomendasikan DPP Hanura untuk maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kalbar 2024-2029.
PilBaca Juga: Head To Head, Midji-Norsan vs Lasarus Diprediksi Terjadi di Pilgub 2024
"Benar, saya diberikan mandat berupa Surat Rekomendasi untuk maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur Kalbar," ucapnya Jumat(24/5) via telepon dari Jakarta.
Menurut Suib, dirinya siap menjalankan tugas DPP Hanura untuk maju menjadi bakal calon wakil Gubernur Kalbar, termasuk mencari pasangan dan membangun peta koalisi di Pilgub Kalbar.
Dia menyampaikan kesiapannya untuk dipasangkan dengan bakal calon gubernur manapun yang juga direkomendasikan Hanura.
"Selaku kader partai, saya harus selalu selalu siap jika ditugaskan partai. Dengan siapapun saya siap. Saya dengan Pak Sutarmidji tidak ada masalah. Beliau senior politik saya. Pak Muda juga berteman sejak kuliah dan teman diskusi yang baik," ucapnya.
Suib sendiri direkomendasikan DPP Hanura sebagai salah satu kader terbaiknya di Kalbar. Kabarnya juga beberapa nama diluar internal juga ada. Seperti nama mantan Danrem 121/Abw/Mayjen (Purn) TNI, Ronny, Hildi Hamid dan lain-lain.
Hanya saja, dia tidak tahu persis siapa saja penerima rekomendasi DPP Hanura tersebut. "Yang saya tahu hanya saya dari Hanura menerima rekomendasi tersebut," ucapnya.
Selain Hanura merekomendasikan bakal calon Wakil Gubernur Kalbar, DPP juga memberikan rekomendasi kepada Sutarmidji, Ria Norsan, Muda Mahendrawan, dan Lasarus sebagai bakal calon gubernur Kalbar.
Buat Suib, memperoleh rekomendasi partai untuk maju menceburkan diri Pilkada serentak 2024 adalah sebuah kesempatan yang tak semua orang bisa memperolehnya. Maka dari itu, dirinya secara pribadi sudah menyiapkan ide, konsep, dan gagasan tentang pembangunan di Kalbar, andai memang jalan politik Pilgub Kalbar menuntunnya maju sebagai calon wakil gubernur 2024-2029.
"Sebagai seorang anak muda, tentunya harus bisa menawarkan ide, konsep, gagasan yang bisa merasionalisasikan perkembangan tantangan zaman saat ini dan kedepannya demi Kalimantan Barat tercinta," katanya.
Sebagai bagian dari anak muda, politisi Hanura Kalbar ini menilai bahwa hari ini dari lima tahun ke belakang, sebenarnya peran anak muda sudah dilirik. Tidak sedikit anak-anak muda di Indonesia memperoleh posisi tertinggi di berbagai lintas sektor.
Tak hanya menjadi anggota DPR, DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten dan Kota, anak-anak muda ada yang menjadi Menteri di Indonesia. Bidang Pendidikan, bisnis dan lain-lain, anak muda memiliki nama tak kalah mentereng "Dan Ketika anak-anak muda muncul bakalan banyak apresiasi dari anak-anak muda sendiri i Indonesia. Di Kalbar juga bisa terjadi pergeseran keinginan para pemilih muda menempatkan anak-anak muda sebagai pemimpin," ujarnya.
Suib melanjutkan bahwa kepemimpinan anak-anak muda di berbagai sektor bukan menjadi hal baru juga. Ke depannya juga Indonesia dan Kalimantan Barat tetap membutuhkan anak-anak muda melanjutkan estafet kepemimpinan di bidang apapun.
"Saat ini dan akan datang. Anak-anak muda adalah generasi penerus Indonesia," pungkasnya.(den)
Editor : A'an