SUNGAI RAYA - Pj Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Harisson menghadiri acara pengukuhan guru besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak yang digelar di Hotel Qubu Resort, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (31/5).
Dengan bertambahnya jumlah guru besar di IAIN Pontianak, Harisson berharap dapat turut mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di provinsi ini.
Adapun delapan guru besar yang dikukuhkan, di antaranya Prof. Dr. Syarif, S.Ag., M.A., Dr. H. Saifudin Herlambang, M.A., Dr. Dwi Surya Atmadja, M.A., Dr. Hermansyah, S. Ag. M.Pd., Dr. Muhammad Edi Kumanto, M. Pd., Dr. Muhammad Hasan, M.Ag., dan Dr. Dahlia Haliyah, M.Ag.
Pengukuhan ditandai dengan pemasangan selempang guru besar, dan penyerahan sertifikat orasi ilmiah oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Ahmad Zainul Hamdi didampingi Ketua Senat IAIN Pontianak, Nami Tursina, dan disaksikan Pj Gubernur Kalbar, Harisson.
Dalam sambutannya, Harisson mengatakan bahwa gelar guru besar tidak hanya menunjukkan keahlian, dan penguasaan ilmu pengetahuan yang mendalam, akan tetapi juga mencerminkan dedikasi, serta pengabdian yang luar biasa dalam memajukan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan bangsa.
“Saya berharap dengan bertambahnya guru besar di IAIN Pontianak ini, kualitas pendidikan di IAIN Pontianak semakin meningkat, dan menjadikannya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Kalbar,” ungkapnya.
Harisson menjelaskan, IAIN Pontianak merupakan perguruan tinggi yang menjalankan program pendidikan akademik dalam sekelompok disiplin ilmu, khususnya di bidang agama. Pendidikan tentang agama dan ilmu keagamaan Islam menurutnya sangatlah penting.
“Oleh karenanya, peran IAIN Pontianak merupakan perwujudan cita-cita untuk dapat memelihara, dan mengemban ajaran syariat Islam,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kalbar tersebut juga mengungkapkan, IAIN Pontianak diharapkan dapat mencetak ulama-ulama, sarjana, dan guru besar yang sungguh-sungguh mengerti dan dapat mengamalkan dengan baik hukum-hukum Islam sesuai dengan Alquran, dan sunnah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam.
“Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kabar, dan juga selaku pribadi, saya mengucapkan selamat kepada civitas akademika IAIN Pontianak yang mengukuhkan delapan guru besar, termasuk yang kita hormati Rektor IAIN, Bapak Syarif. Merupakan suatu kebanggaan bagi saya pribadi, dan bagi seluruh masyarakat Kalbar atas pengukuhan beberapa dosen IAIN Pontianak menjadi guru besar,” paparnya.
Di akhir sambutannya, Harisson berharap kepada para guru besar yang telah dikukuhkan terus menunjukkan dedikasi, komitmen, dan kontribusi yang luar biasa di bidang masing-masing serta mampu menjadi sumber inspirasi bagi semua, terutama dalam menumbuhkan semangat belajar, dan menggali ilmu yang lebih dalam.
“Sebagai Pj Gubernur, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru besar yang dikukuhkan atas dedikasi dan kontribusinya. Saya yakin delapan guru besar IAIN Pontianak ini akan terus mengembangkan keilmuannya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan IAIN Pontianak, dan IPM Kalbar,” tutupnya.(bar/r)
Editor : A'an