Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Satu Jemaah Asal Kalbar Wafat di Mekkah

Shando Safela • Selasa, 4 Juni 2024 | 11:47 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MEKKAH-Seorang jemaah calon haji asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) dilaporkan meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi pada Senin (3/6) kemarin. Jemaah laki-laki atas nama Said Satiman Ismael berusia 78 tahun itu meninggal dunia karena penyakit komorbid, dengan pemicu gangguan pernafasan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalbar Erna Yulianti mengungkapkan, jumlah jemaah calon haji asal Kalbar tahun 2024 ini totalnya ada sebanyak 2.521 orang. Mereka terbagi menjadi enam kloter yakni kloter 16, 17, 18, 19, dan 20. Sementara almarhum Said Satiman sebelumnya tergabung di kloter 20.

"Jadi ada satu jemaah haji kita asal Kota Pontianak dari kloter 20, Provinsi Kalbar yang meninggal dunia, yang mana saat ini telah dimakamkan di Pemakaman Amsyahraya Mekkah, semoga beliau husnul khatimah," ungkap Erna, Selasa (4/6).

Adapun penyebabnya, dijelaskan Erna, jemaah yang meninggal dunia tersebut mempunyai faktor komorbit , dan pada saat melaksanakan sa'i mengalami gangguan pernafasan. "Setelah melakukan tawaf, jemaah haji melanjutkan sa'i. Ketika sedang sa'i, bapak Said Satiman Ismael mengeluh sesak, kemudian jatuh. Sempat dilakukan pertolongan pertama, kemudian dirujuk ke Ajyad Emergency Hospital, Mekkah," ujarnya.

Menurut Erna, memang jemaah asal Kalbar pada tahun ini masih didominasi oleh jemaah lanjut usia (lansia). Untuk itu, ia mengimbau kepada seluruh jemaah untuk tetap menjaga kesehatan saat menjalankan ibadah haji. Dan diharapkan untuk tidak melakukan banyak aktivitas di luar aktivitas ibadah wajib dalam prosesi haji. "Saya harapkan untuk benar-benar menjaga kesehatan, karena rangkaian dari pada pelaksanaan ibadah wajib, yakni armuzna. Yang mana jemaah diperlukan kekuatan fisiknya," katanya.

Erna juga mengingatkan, jemaah yang mempunyai komorbit untuk tetap menjaga kesehatan, dan disiplin mengonsumsi obat. Ia pun meminta seluruh petugas haji yang mendampingi di tanah suci terus mengawasi, mengingatkan, dan mengedukasi para jemaah. "Terutama banyak minum air putih, dan tidak banyak melakukan aktivitas di luar ibadah, karena banyak rangkaian kegiatan haji yang harus dilaksanakan. Terus makan makanan yang bergizi, dan minum vitamin. Sebelumnya Dinkes juga telah membekali jemaah yang bersangkutan dengan berbagai jenis obat-obatan," pungkasnya.(bar)

Editor : Shando Safela
#Haji Meninggal Dunia #Haji 2024 #haji