Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Rasmidi: Serapan Anggaran Fisik Harus Dipercepat

A'an • Rabu, 3 Juli 2024 | 04:07 WIB
Foto; Rasmidi, Anggota DPRD Kalbar sekaligus Ketua Demokrat Ketapang.
Foto; Rasmidi, Anggota DPRD Kalbar sekaligus Ketua Demokrat Ketapang.

PONTIANAK - Rasmidi, anggota DPRD Kalbar meminta dinas teknis yang berhubungan dengan kegiatan infrastruktur mempercepat serapan anggaran tahun 2024, dengan tujuan tidak menyisakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) yang besar sekaligus mendorong kebangkitan perekonomian warga setempat.

Hal tersebut disampaikannya mengingat tahun 2024 ini sudah masuk i triwulan ketiga. Sementara serapan anggaran infrastruktur bidang bina marga baru mencapai 40 persen.

"Masih jauh dari target. Kalau disampaikan Kepala Dinas PUPR serapan anggaran Bina Marga baru mencapai 40 persen, ini masih jauh di bawah standar," katanya baru-baru ini.

Menurutnya pada triwulan ketiga ini, semestinya serapan anggaran sudah 70 sampai 80 persen. Maka dari itu, dia mendorong agar proyek-proyek yang belum dilelang segera dilaksanakan. Pun demikian dengan proyek fisik yang belum ada perencanaan, harus segera dikonsultankan agar saat dieksekusi.

"Selain rakyat menunggu, juga dapat memaksimalkan serapan anggaran kita agar tidak rendah," ucap dia.

Politisi Demokrat Kalbar ini mengingatkan, kondisi cuaca tidak menentu dan memasuki musim hujan akhir tahun, jelas bisa menjadi masalah. Makanya harus diwaspadai dinas teknis dan pelaksana.

Jika proyek pekerjaan dikebut menjelang akhir-akhir tahun, rentan berdampak kualitas dan berpotensi menjadi temuan hukum.

"Kan sekarang bulan Juni saja hujan terus mengguyur. Apalagi memasuki bulan November dan Desember, rentan berdampak pada kualitas dan pasti akan mengganggu sejumlah kegiatan," ujarnya.

Anggota DPRD Kalbar dari dapil Ketapang-Kayong Utara ini berharap di APBD di 2024 tidak lagi menyisakan SILPA.

Sebab, di 2023 masih ada SILPA yang cukup besar dan sedang dibahas DPRD.

"Kami selalu melakukan memonitor mana kegiatan yang belum terealisasi," pungkasnya.(den)

Editor : A'an
#apbd #Rasmidi #kalbar #infrastruktur #dprd