PONTIANKAK - Bank Kalbar terus memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat Kalimantan Barat. Setelah melaksanakan aksi sosial dengan menggelar kegiatan Donor Darah sebanyak kurang lebih 300 kantong darah Bank Kalbar kembali menggelar aksi sosial berupa khitanan massal.
Khitanan massal tersebut merupakan Rangkaian HUT Bank Kalbar yang ke 60 tahun, digelar Minggu (30/6) pagi. Kegiatan ini dihadiri oleh Pj Gubernur Kalbar, Harrison, yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Barat, Mulyadi. Hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Linda Purnama, Direksi Bank Kalbar, hingga Kepala Divisi Bank Kalbar.
Pj Gubernur Kalimantan Barat, Harrison, melalui Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Barat, Mulyadi pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Bank Kalbar dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan khitanan massal ini. Menurutnya khitanan massal merupakan kegiatan mulia dan dapat menjalin tali silaturahim serta sebagai wujud sumbangsih dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Berbagai rangkaian perayaan HUT Bank Kalbar tahun ini, sungguh terasa manfaatnya kepada masyarakat yang membutuhkan, seperti kegiatan khitanan massal ini, yang juga merupakan manifestasi dari pelaksanaan kegiatan ibadah," katanya.
Dirinya mendoakan agar anak yang baru dikhitankan ini, benar-benar menjadi anak yang salih, taat pada agama, berbakti kepada kedua orang tuanya, serta berguna bagi nusa dan bangsa.
Mulyadi menyampaikan, bahwa melalui khitanan, seorang anak sejak dini diajarkan mengenal pentingnya kesehatan dan kebersihan anggota tubuhnya serta meminimalisir resiko penularan penyakit.
"Jadi, anak-anakku, buang semua rasa takut untuk dikhitan. Sakit yang dirasakan hanya sebentar, karena sudah dikhitan, kalian harus bangga. Itu artinya, bahwa kalian sudah tambah dewasa. Maka jadilah anak-anak yang baik, berbakti kepada orang tua, rajin beribadah dan terus belajar," pesannya kepada anak-anak yang dikhitan.
Ia juga mengapresiasi seluruh rangkaian HUT Bank Kalbar ke 60. Menurutnya, dengan membantu masyarakat mewujudkan generasi yang sehat, merupakan modal yang besar serta sangat berharga. Karenanya, diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus berkelanjutan di kemudian hari.
"Kepada Bank Kalbar, saya berpesan untuk terus berkiprah dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, hingga ke pelosok Kalimantan Barat. Semoga Bank Kalbar terus dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan sektor ekonomi, serta terus konsisten untuk memberikan kualitas layanan serta penyediaan produk perbankan, yang dapat diandalkan bagi masyarakat di Kalimantan Barat," imbuhnya.
Sebelumnya Bank Kalbar juga telah melaksanakan kegiatan donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kalimantan Barat. Kali ini Bank Kalbar melanjutkan rangkaian acara Hari Ulang Tahun ke 60 dengan kegiatan bakti sosial, khitanan massal bekerjasama dengan Tim Mantri RSUD Soedarso.
Adapun peserta yang mengikuti khitan massal tersebut sebanyak 165 anak. Tak hanya dari kalangan muslim, sebanyak empat orang anak beragama non muslim juga menjadi peserta.
“Kita berharap, kegiatan ini akan membantu masyarakat umum yang kurang mampu untuk mengkhitankan anaknya tanpa ada biaya apapun. Karena khitan adalah salah satu bagian dari syariat agama yang kita yakini, dan wajib hukumnya bagi anak laki-laki," kata Dirut Bank Kalbar, Rokidi, yang diwakili Yuse Chaidi Amzar, selaku Direktur Pemasaran Bank Kalbar.
Dia menjelaskan, dari pandangan agama, fungsi khitan itu sendiri adalah untuk mempermudah dan mempercepat proses pembersihan fisik sebagai salah satu syarat sahnya ibadah. Sedangkan dari pandangan medis, seperti yang diungkapkan para ahli kedokteran, bahwa khitan mempunyai manfaat yang sangat penting bagi kesehatan. Karena membuang anggota tubuh yang menjadi tempat persembunyian kotoran virus, bakteri dan lain-lainnya yang dapat membahayakan kesehatan.
"Maka dari itu, melalui kegiatan khitanan massal ini akan berdampak positif untuk masyarakat. Melalui khitan, seorang anak sejak dini diajarkan mengenai pentingnya kesehatan dan kebersihan badan," ujarnya. (sti/ser)
Editor : A'an