Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

13 Kabupaten/Kota Masih Misteri, PKS Pilgub ke Pak Sutarmidji, Pilwako ke Edi Kamtono

A'an • Senin, 29 Juli 2024 | 18:02 WIB
H. Arif Joni Prasetyo, ST, MT
H. Arif Joni Prasetyo, ST, MT

PONTIANAK - DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Barat sudah memastikan langkah politiknya mendorong calon kepala daerah terbaik.

Untuk Pemilihan Gubernur Kalbar, nama Sutarmidji akan kembali diusung di Pilgub 2024 mendatang. Sementara di Pilwako Pontianak, nama Edi Kamtono sudah memperoleh restu DPP PKS.

"Surat Rekomendasi PKS kepada Sutarmidji di Pilgub Kalbar bakalan diserahkan tidak lama lagi. Sedangkan di Pilwako Pontianak, pak Edi (Edi Kamtono) juga sudah direkomendasikan oleh DPP PKS," kata Arif Joni Prasetyo, Ketua DPW PKS Kalbar, Senin(29/7)

Menurutnya khusus surat rekomendasi dari DPP PKS kepada Sutarmidji dan Edi Rusdi Kamtono memang belum diberikan DPP.

Namun nama tersebut sudah masuk dalam list atau bursa DPP PKS untuk diusung di Pilkada serentak 2024 ini. Dalam Waktu dekat, surat tersebut bakalan segera diberikan kepada kandidat yang bersangkutan.

Menariknya DPP PKS memberikan surat rekomendasi tidak menyebutkan nama wakilnya. Meskipun santer terdengar bahwa para calon kepala daerah tersebut sudah mengumumkan wakilnya. Untuk sosok calon Wakil Gubernur Kalbar dan Wakil Walikota tentu melalui mekanisme. Seperti menunggu usulan partai koalisi dan kandidat bakal calon kepala daerah dalam memilih calon wakilnya.

"Untuk sosok wakil kami (PKS) serahkan kepada pak Midji dan Pak Edi sendiri. Pastinya PKS berharap bakalan mendapatkan sosok wakil yang tepat. Tentunya sosok wakil yang mampu mendorong elektoral sebagai pendamping calon gubernur dan wakil walikota," ucapnya.

Selain itu, DPW PKS Kalbar ternyata belum menentukan sikap politiknya di Pilkada serentak 12 Kabupaten dan 1 Kota di Kalbar. Sebab hal tersebut masih dalam tahap pembahasan di tingkat Kalbar dan Pusat. Hanya memang, lanjut anggota DPRD Kalbar dapil Kota Pontianak ini, peluang mendorong kader terbaik PKS tetap akan dilakukan di Pilkada November 2024 mendatang.

"Jika memungkinkan ada kader terbaik, kami (PKS) akan dorong mendampingi calon bupati atau walikota," ujarnya.

Dia menyebutkan realistis PKS menilai ada dua Kabupaten, yang kemungkinan besar PKS akan memajukan kadernya sendiri. Hanya saja, kabupaten mana saja, Arif tidak senyebutkannya secara terbuka. PKS masih lakukan komunikasi politik secara intensif, termasuk dengan calon kepala daerah dan koalisi.

"Intinya biarkan prosesnya berjalan, kami (PKS) belum bisa sebut kan. Masih terjadi komunikasi intensif dahulu. Biarkan pada saatnya nanti, surat rekomendasi atau surat keputusan keluar, barulah kami umumkan ke publik," pungkasnya.(den)

Editor : A'an
#pks #pilkada serentak #kalbar #Pilwako #pilbup #pilgub