PONTIANAK - Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Pontianak melaporkan Muhammad Lukman Edy ke Polresta Kota Pontianak, Senin (12/8). Pelaporan tersebut buntut dari cuitan mantan Sekertaris Jenderal DPP PKB yang membuat banyak kader PKB tersinggung.
“Hari ini kami melaporkan Lukman Edy ke Polresta Kota Pontianak. Isi laporan itu sebagai tindaklanjut dari ucapannya yang membuat kader PKB merasa tersinggung,” ujar Ketua PKB Kota Pontianak Huddin.
Menurut Huddin, Lukman Edy tak pantas mencampuri urusan internal PKB. Sebab saat ini ia sudah bukan lagi sebagai Sekertaris Jenderal DPP PKB.
Apa yang dilayangkannya itu sudah menyerang kehormatan atau nama baik orang lain. Sebagai kader PKB Kota Pontianak dan PKB se Indonesia kini bereaksi atas cuitan Lukman Edy itu. Karena cuitan tersebut, nama besar PKB tercoreng.
Di tataran PKB Kota Pontianak juga merasa resah. Akibat pernyataan dia, jelas PKB dirugikan. Terlebih saat ini jelang pemilihan kepala daerah. Jika dibiarkan tanpa ada reaksi di PKB bisa-bisa ucapannya berpengaruh terhadap PKB.
Apalagi lanjut dia, PKB akan menggelar muktamar dalam waktu dekat di Bali. Saat ini semua kader PKB akan tetap fokus dan konsisten bahwa dukungan untuk Muhaimin Iskandar kembali memimpin PKB justru makin menguat.
Dasarnya sudah jelas, hasil Pileg mulai dari tingkat RI sampai ke Kabupaten Kota, suara PKB meningkat signifikan. Di Kota Pontianak juga merasakannya. Dari yang periode lalu hanya tiga kursi, di tahun ini meningkat menjadi empat kursi dan mendapatkan satu fraksi.
Hasil laporan ke Polresta Pontianak ini akan menjadi bahan dasar teman-teman PKB. Sebab tindakan yang sama juga dilakukan oleh PKB diseluruh Indonesia. Arah tindaklanjut laporan ini pastinya akan ke Bareskrim pusat.
“Saya imbau pada semua kader dan simpatisan PKB untuk tidak terpancing dengan cuitan yang tidak bertanggung jawab itu,” tegasnya.
Dewan Syuro PKB Pontianak Said Abdulah menambahkan bahwa ungkapan Lukman Edy itu tak patut dilayangkan. Sebab dia saat ini bukan lagi sebagai Sekjen PKB. Sehingga apa yang disampaikannya sudah masuk ke ranah internal PKB dan menurutnya ungkapan Edy sudah tidak layak.(iza)
Editor : A'an